EKTOPARASIT PADA TUKIK PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) DI TIGA LOKASI PENANGKARAN PENYU DI SUMATERA BARAT

Lyly Andam Dewi, Harfiandri . Damanhuri, Lisa . Deswati

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis – jenis ektoparasit pada tukik penyu lekang (Lepidochelys olivacea) di tiga (3) lokasi penangkaran penyu yang berbeda di Sumatera Barat. Penelitian ini dimulai dari bulan April sampai Juni 2018. Penetapan lokasi penelitian dipilih dengan cara porpusive sampling pada tiga (3) lokasi diantaranya : Pusat Penangkaran Penyu UPTD, PSPDKP, Kota Pariaman, Konservasi penyu berbasis masyarakat, Jambak Turtle Camp, Kota Padang, dan Konservasi penyu berbasis masyarakat, Amping Parak Turtle Camp, Kabupaten Pesisir Selatan. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara porpusive sampling, dimana jumlah sampel tukik penyu lekang yang jadi objek penelitian adalah sebanyak tiga (3) ekor perlokasi yang berumur antara 10 – 15 hari dalam keadaan hidup. Pengamatan jenis ektoparasit dilakukan pada bagian luar tubuh tukik dengan cara dikerok, lalu diletakkan diatas objek glass dan diamati dibawah mikroskop. Analisis data dengan motede deskriptif dengan menguraikan analisis intensitas (ind/ekor) dan analisis prevalensi (%). Pengamatan ektoparasit ditemukan dari spesies Chilodonella sp dan Tetrahymena sp. Adapun tingkat intensitas serangan ektoparasit sampel dari Kota Pariaman adalah sebesar 0.92 ind/ekor, Kota Padang sebesar 5 ind/ekor, Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 4.07 ind/ekor. Hasil analisis prevalensi didapatkan pada Kota Pariaman sebesar 26 %, Kota Padang sebesar 5.31 %, dan Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 15 %. Dari ketiga (3) lokasi penelitian didapati bahwa yang paling besar tingkat serangan ektoparasit pada tukik penyu lekang adalah Kota padang, akan tetapi banyaknya kejadian infeksi ektoparasit yang paling tinggi terdapat di Kota Pariaman.

 

Katakunci : tukik penyu lekang (Lepidochelys olivacea),  identifikasi ektoparasit, tingkat serangan intensitas dan prevalensi

 

ABSTRACT

This study aims to determine the types of ectoparasites in lekang turtle hatchling (Lepidochelys olivacea) in three (3) different turtle breeding sites in West Sumatra. This research  starts from April to June 2018. The determination of the location of the study  was chosen by means of a porpusive sampling at three (3) locations including: UPTD Turtle Breeding Center, PSPDKP, Pariaman City, Community-based Turtle Conservation, Jambak Turtle Camp, Padang City, and Conservation community-based turtle, Amping Parak Turtle Camp, Pesisir Selatan District. Sample selection is done by porpusive sampling, where the number of turtle turtle hatchlings that became the object of the study were as many  as three (3) locations located between 10 - 15 days of life. Observation of the type of ectoparasite carried out on the outer part of the hatchling body by scraping, then placed on a glass object and observed under a microscope. Data analysis with descriptive motede by describing intensity analysis (ind / tail) and prevalence analysis (%).Observations of ectoparasites found from Chilodonella sp species and Tetrahymena sp. There is also the level of intensity of the ectoparasite attack sample from the City of Pariaman is as big as 0.92 ind / tail, Padang City is as big as 5 ind / tail, and Pesisir Selatan as big as 4.07 ind / tail. The results of the prevalence analysis were faund in Pariaman City as big as 26%, Padang City as big as 5.31%, and the Pesisir Selatan District is as big as 15%. Of the three (3) research locations, it was found that the largest level of ectoparasite attack  on the lekang turtles was the Padang City however, the highest incidence of ectoparasite infections is found in the City of Pariaman.

Keywords : Turtle hatchlings (Lepidochelys olivacea), identification of ectoparasites, attack rates and prevalence


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.