PENGARUH LABA DITAHAN, PRODUKTIVITAS, JAMINAN DAN UMUR OBLIGASI TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI

denny Pranata, Dwi Fitri Puspa, Resti Yulistia Muslim

Sari


 

Bagi para investor yang kurang berani mengambil resiko, obligasi ini sangat tepat dijadikan salah satu alternatif investasi selain saham, dikarenakan obligasi tersebut memiliki resiko yang rendah dan pendapatan yang diterima relatif tetap. Meskipun demikian, sesekali obligasi juga bisa mendapatkan resiko yang diakibatkan oleh perusahaan yang tidak mampu membayarkan pokok utang. Untuk dapat mencegah kegagalan saat tidak mampunya perusahaan melunasi hutang obligasi, kita dapat melihat dari peringkat obligasi.

Penelitian ini menggunakan teori signal menjelaskan mengapa perusahaan mempunyai dorongan untuk memberikan informasi laporan keuangan pada pihak eksternal. Diharapkan manajemen memberikan sinyal tentang keadaan obligasi tersebut, apakah obligasi berpotensi gagal bayar atau tidak. Salah satu sinyal tersebut ditunjukkan dengan peringkat obligasi. Investor maupun kreditur dapat mengetahui kondisi perusahaan dari signal yang diberikan.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan non keuangan yang menerbitkan obligasi periode 2012-2015. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 114. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik.

Penelitian ini tentang pengaruh laba ditahan, produktivitas, jaminan, dan umur obligasi terhadap peringkat obligasi. peringkat obligasi sebagai variabel dependen, sedangkan laba ditahan, produktivitas, jaminan dan umur obligasi sebagai variabel independen.

Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laba ditahan berpengaruh terhadap peringkat obligasi, sedangkan produktivitas, jaminan dan umur obligasi tidak berpengaruh terhadap peringkat obligasi.

Kata Kunci :

laba ditahan, produktivitas, jaminan, umur obligasi dan peringkat obligasi.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.