PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Empiris Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar Tahun 2011-2015)

Rahma Yulianti, . Ethika, Resti Yulistia Muslim

Sari


Pemerintah Daerah mengalokasikan dana dalam bentuk anggaran belanja modal dalam APBD untuk menambah aset tetap. Alokasi belanja modal ini didasarkan pada kebutuhan daerah akan sarana dan prasarana, baik kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah maupun untuk fasilitas publik. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik Pemerintah Daerah mengubah komposisi belanjanya. Selama ini pemerintah daerah lebih banyak menggunakan pendapatan daerah untuk belanja pegawai yang relatif kurang produktif dari pada belanja modal.
Penelitian ini menggunakan teori agensi yang menjelaskan hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penyaluran dana perimbangan dan juga hubungan antara masyarakat yang diproksikan oleh DPRD (prinsipal) dengan pemerintah daerah (agen). Pemerintah pusat melakukan pelimpahan wewenang kepada pemerintah daerah dalam mengatur secara mandiri segala aktivitas pemerintahan di daerahnya, yang tujuannya adalah membantu pemerintah daerah baik dalam mendanai kebutuhan pemerintahan sehari-hari maupun memberi pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2011-2015. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota populasi yakni kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat yang berjumlah 19, terdiri dari 12 Kabupaten dan 7 Kota. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.
Penelitian ini tentang pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dan sisa lebih pembiayaan anggaran terhadap belanja modal. Belanja modal sebagai variabel dependen sedangkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dan sisa lebih pembiayaan anggaran sebagai variabel independen.
ada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan tetapi negatif terhadap belanja modal, dan sisa lebih pembiayaan anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal.
Kata Kunci :
Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Anggaran, Belanja Modal.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.