PENGARUH UKURAN PEMERINTAH, PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), KOMPLEKSITAS DAN BELANJA MODAL TERHADAP KELEMAHAN PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH DAERAH PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2013 – 2015

Derza Oktavianti, . Ethika, . Yunilma

Sari


Bergantinya bentuk pemerintahan membuat pemerintah daerah berkewajiban
untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengatur daerahnya dengan semakin
besarnya tuntutan tersebut menimbulkan implementasi bagi manajemen sektor
publik untuk memberikan informasi kepada publik salah satunya melalui
informasi akuntansi yang berupa laporan keuangan. Namun pada kenyataannya
selama kurun waktu tiga tahun belakangan ini BPK masih menemukan temuan
kasus kelemahan pengendalian internal yang jumlah temuan kasusnya mengalami
peningkatan pada setiap tahunnya walaupun temuan kasus tertinggi yang
ditemukan hanya 13 temuan saja.
Teori agensi menyatakan bahwa hubungan keagenan merupakan suatu persetujuan
atau kontrak diantara dua pihak yakni principal dan agent, dimana principal
memberikan wewenang kepada agent untuk mengambil keputusan atas nama
principal (Jansen and Meckling, 1976). Di dalam teori keagenan pada sektor
publik yang menjadi agent ialah pemerintah daerah sedangkan principal adalah
masyarakat. Adanya hubungan antara principal dan agent pada akhirnya
mengarah kepada kondisi ketidakseimbangan informasi (asymmetrical
information) yang pada akhirnya menyebabkan kemungkinan munculnya konflik
antara kedua belah pihak, salah satunya ialah terjadinya penyelewengan atau
korupsi yang dilakukan oleh agent.
Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten dan
Kota di Provinsi Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan
teknik sampel jenuh. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
12 Kabupaten dan 7 Kota dari tahun 2013 sampai tahun 2015, maka jumlah
sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 sampel. Jenis data yang digunakan ialah
data sekunder. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis
regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 16.0.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran pemerintah, variabel
pertumbuhan ekonomi, variabel pendapatan asli daerah (PAD), variabel
kompleksitas dan variabel belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap
kelemahan pengendalian internal pemerintah daerah.
Kata kunci :
Kelemahan Pengendalian Internal; Ukuran Pemerintah; Pertumbuhan Ekonomi;
Pendapatan Asli Daerah (PAD); Kompleksitas; Belanja Modal.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.