PENGARUH KOMPOSISI DEWAN DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi EmpirisPada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)

Yudi Aditama Putra, Resti Yulistia Muslim, Mukhlizul Hamdi

Sari


Tujuan sebuah perusahaan didirikan agar memperoleh laba yang maksimal. Tentunya tidak hanya dari segi laba saja agar perusahaan bisa bekembang di masa depan. Tujuan perusahaan bisa di lihat dari nilai perusahaannya, bagus atau tidak tergantung tujuan, serta sumber daya yang ada di dalam perusahaan. Nilai perusahaan akan menjadi pertimbangan bagi investor yang melakukan investasi pada perusahaan. Nilai perusahaan sangatlah penting karena dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap perusahaan.
Penelitian ini menguji pengaruh ukuran dewan direksi, dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan kepemilikan publik. Penelitian ini menggunakan teori agensi, yang menjelaskan hubungan atau kontrak antara principal dan agen agent. Principal mempekerjakan agent untuk bertindak sesuai dengan kepentingan principal Manajer sebagai agent dan pemegang saham sebagai prinsipal. Manajer harus mengambil keputusan bisnis terbaik untuk meningkatkan kekayaan pemegang saham. Keputusan bisnis yang diambil manajer adalah mamaksimalkan perusahaan.
Penelitian ini menggunakan populasi dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling, yaitu metode penetapan sampel berdasarkan kriteria tertentu.Dengan sampel penelitian sebanyaak 60 perusahaan. Variabel dependen penelitian ini diukur menggunakan proksi Tobin`s Q. Analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan SPSS 16.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran dewan direksi, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan kepemilikan publik berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan variabel dewan komisaris independen dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dikarenakan dewan komisaris independen dan dewan komisaris tidak terlibat langsung di dalam struktur perusahaan dan tidak akan berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Hasil pengujian untuk variabel ukuran dewan direksi, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan kepemilikan publik dan variabel dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci:
Ukuran Dewan Direksi, Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Publik.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.