PENGARUH BOARD DIVERSITY, KEKUATAN STAKEHOLDER, DAN MEDIA EXPOSURE TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Irma Suryani Indra, Yeasy Darmayanti, . Yunilma

Sari


Salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial sebagai akibat
dari kegiatan bisnisnya adalah dengan melaksanakan program Corporate Social
Responsibility. The World Business Council for Sustainable Development (WBSCD)
mendefinisikan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai komitmen bisnis
untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan, melalui
kerja sama dengan para karyawan serta perwakilan, keluarga, komunitas setempat,
maupun masyarakat umum untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang bermanfaat
bagi bisnis maupun untuk pengembangan.
Penelitian ini menggunakan teori legitimasi yang menjelaskan bahwa kontrak hal
yang melandasi teori legitimasi adalah sosial yang terjadi antara perusahaan
dengan masyarakat dimana perusahaan beroperasi dan menggunakan sumber
ekonomi. Legitimasi dianggap penting bagi perusahaan dikarenakan legitimasi
masyarakat kepada perusahaan menjadi faktor yang strategis bagi perkembangan
perusahaan kedepan.
Jenis penelitian ini dapat digolongkan pada penelitian yang bersifat modifikasi.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia tahun 2011- 2015. Pemilihan sampel menggunakan purposive
sampling, sehingga didapatkan sampel 13 perusahaan. Data yang digunakan dalam
penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id dan dianalisa
menggunakan analisa regresi berganda dengan SPSS 16.0.
Penelitian ini meneliti pengaruh board diversity, kekuatan stakeholder dan media
exposure terhadap pengungkapan corporate social responsibility.Corporate social
responsibility sebgai variabel dependen dikur menggunakan CSRDI (Corporate
Social Responsibility Index) sedangkan variabel independen dalam penelitian ini
adalah gender diversity diukur menggunakan persentase jumlah dewan komisaris dan
direksi wanita, nationality diversity diukur menggunakan dummy, educational
diversity diukur menggunakan dummy, proportion of outsider directors dukur
menggunakan persentase jumlah dewan komisaris independen, kekuatan stakeholder
diukur menggunakan persentase kepemilikan saham manajerial dan media exposure
diukur menggunakan dummy.
Hasil penelitian menunjukkan variabel gender diversity dan proportion of outsider
director berperpengaruh terhadap penungkapan corporate social responsibility.
Sementara, Nationality diversity, educational diversity, kepemilikan manajerial dan
media exposure tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility.
Kata kunci:
Board Diversity, Managerial Ownership, Media Exposure, Corporate Social Responsibility

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.