PENOKOHAN DAN KONFLIK DALAM NOVEL RINAI KABUT SINGGALANG KARYAMUHAMMAD SUBHAN

El Karmila Hafsyah, M. Atar Semi, Gusnetti .

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik yang dialami tokoh dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan. Teori yang digunakan adala Semi, (1988:39) Nurgiyantoro (1995), penokohan dan konflik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif,Teknik analisis data adalah; (1) menganalisis data yang telah dikelompokkan sesuai dengan konflik internal, eksternal dan penokohan, (2) menginterpretasikan konflik internal dan eksternal dan penokohan dalam novel (3) menyimpulkan hasil analisis secara keseluruhan. Hasil menggambarkan bahwa: (1) Fikri sifatnya gigih, dalam meraih cita-cita dan harapan orang tuanya, (2) Maimunah sifatnya keras, (3) Aisyah sifatnya lembut, (4) Yusuf sifatnya sabar, (5) Rahima sifatnya keras kepala, (6) Ningsih sifatnya egois. Berdsarkan hasil penelitian dapat disimpulkan menggambarkan karakter penokohan dan konflik tokoh yang ada dalam novel Rinai Kabut Singgalang adalah konflik yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh yang lain antara tokoh dengan dirinya sendiri. Gambaran tokoh utama sebagai tokoh yang termasuk orang yang gigih dalam meraih cita-citanya, konflik yang terjadi pada tokoh utama ia tidak setuju dengan keputusan orang tuanya. Teknik penyajian tokoh yang digunakan pengarang dapat menggambarkan watak dan perubahan masing-masing tokoh. 

Kata Kunci: Penokohan dan konflik, eksternal dan internal.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.