PENGHILANGAN KANDUNGAN MIKROORGANISME (BAKTERI TOTAL COLIFORM, FECAL COLIFORM, DAN SALMONELLA) PADA AIR SUNGAI BATANG KURANJI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PLASMA RADIO FREKUENSI SECARA KONTINU

Sri Anggreini, Tri Mirza Wulandari, Reni Desmiarti, Mulyazmi .

Abstract


 

Abstract

Microorganisms in water can remove by Radio Frequency (RF) Plasma System. Radiation of RF plasma can generate the active compounds such as H+, OH-, H2O2, and O3. They have a high oxidation potential and kill the phatogenic microorganisms in water. The objective of this study is to investigate the degradation of microorganisms in sanitation water using a continuous flow radio frequency plasma system. A water sample was collected from Kuranji River in Padang City, West Sumatra, Indonesia. The experiments were carried out to see the effect of frequency on the Kinetic of death (kD) of microorganisms.

 

Keywords : Microorganisms, Radio-Frequency, Plasma system, Kinetic of death

 

PENDAHULUAN

Air sungai banyak terkontaminasi bakteri Total Coliform, Fecal Coliform, dan Salmonella. Bakteri tersebut dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup manusia. Air sungai yang digunakan untuk air sanitasi harus diolah terlebih dahulu agar terbebas dari bakteri dan pengotor lainnya. Penghilangan bakteri patogen tersebut biasanya dilakukan secara biologi konvensional. Penghilangan bakteri dengan metode ini kurang maksimal dan tidak memenuhi baku mutu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No: 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air bersih. Kadar maksimum yang diperbolehkan untuk bakteri Total Coliform, Fecal Coliform, dan Salmonella  berada dalam air bersih adalah 0 CFU per 100 ml sampel. Metode lain yang dapat digunakan untuk memenuhi standar pengolahan air bersih adalah dengan menggunakan sistem plasma radio frekuensi untuk menghasilkan air yang layak dikonsumsi masyarakat dari segi aspek kesehatan.

 

METODE PENELITIAN

          Sampel dimasukkan ke dalam reaktor plasma yang terbuat dari kaca berdiameter 2,54 cm, ketebalan 2 mm dan panjang 30 cm yang telah dililitkan kawat tembaga dan dihubungkan dengan Generator tegangan tinggi AC. Listrik yang dihasilkan dialirkan melewati kawat tembaga dengan frekuensi 4.0 MHz untuk menghasilkan luahan dielektrik (dielectric discharge). Luahan ini akan mendisosiasi molekul air menghasilkan spesies aktif yang mampu mengoksidasi senyawa organik dan membunuh mikroorganisme. Produk yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menguji kandungan mikroorganisme (Total Coliform, Fecal Coliform, dan Salmonella) di dalamnya.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penghilangan mikroorganisme dengan variasi frekuensi dan laju alir yang sama yaitu 5 mL/min dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Laju Kematian Mikroorganisme

Frekuensi (MHz)

Laju Kematian Mikroorganisme (h-1)

 

Total Coliform

Fecal Coliform

Salmonella

4,0

0,99

1,652

1,030

4,3

1,101

2,791

1,149

4,6

1,405

2,951

1,778

 

KESIMPULAN

Laju kematian tertinggi diperoleh pada frekuensi 4,6 MHz dengan laju kematian bakteri Total Coliform, Fecal Coliform, dan Salmonella berturut turut adalah 1,405 h-1, 2,951 h-1, dan 1,778 h-1. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk mengukur kadar fenol untuk memperkuat hasil analisis data kualitas air bersih.

 

DAFTAR PUSTAKA

Dors, Miroslaw, 2011, Plasma For Water Treatment, Poland, Polish Academy of Sciences.

Bitton, Gabriel, 1994, Wastewater Microbiology, New York, A John Wiley & Sons, Inc.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.