PERBANDINGAN EKONOMIS BIAYA PEMBANGKIT LISTRIK KAMPUS I UNIVERSITAS BUNG HATTA (PLN, DIESEL, PLTS)

Teguh Purnama Chandra, Cahayahati ., Indra Nisja

Abstract


 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan penggunaan listrik Genset dengan listrik PLTS dan listrik PLN di Kampus 1 Universitas Bung Hatta dilihat dari segi ekonomis. Metode yang digunakan untuk kajian ekonomis yaitu menggunakan metode Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Discounted Payback Periode (DPP), Internal Rate Of Return (IRR), Hasil dari perhitungan komponen PLTS didapatkan 1.000 pv modul, 5 buah inverter 50 kW dan 150 unit baterai 12 Volt 200 Ah yang akan dipasang. Berdasarkan hasil evaluasi studi kelayakan bahwa proyek PLTS pada atap gedung Kampus I Universitas Bung Hatta dengan tingkat bunga kredit bank per bulan juli 11,73 % ternyata PLTS tidak layak di investasikan. PLTS dapat diinvestasikan jika suku bunga kredit bank 8 %, Nilai masing-masing metode pada suku bunga 11,73 % adalah Net Present Value (NPV) = - Rp 1.620.113.707, Profitability Index (PI) = 0,796, Discounted Payback Periode (DPP) = 25 tahun 2 bulan lebih dan Internal Rate Of Return (IRR) = 8,4 %. Setelah dibandingkan dengan ketiga pembangkit listrik, pembangkit listrik yang menguntungkan untuk diterapkan pada Kampus I Universitas Bung Hatta adalah PLTS yang dikombinasikan dengan PLN, karena dengan adanya PLTS maka Kampus 1 Universitas Bung Hatta akan dapat menghemat pengeluaran tagihan rekening listrik tiap tahunnya dan setelah biaya modal investasi PLTS lunas, maka Kampus 1  Universitas Bung Hatta hanya akan mengeluarkan biaya untuk operasional perawatan PLTS dan penggantian komponen inverter dan baterai, kemudian juga menerima laba bersih setiap tahunnya dari penjualan energi listrik ke PLN.

Kata Kunci : studi kelayakan, pembangkit listrik hybrid, perbandingan ekonomis


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.