PENGARUH KETIDAKAMANAN KERJA (JOB INSECURITY) DAN KEADILAN ORGANISASI (JUSTICE) TERHADAP KELELAHAN EMOSIONAL (EMOTIONAL EXHAUSTION)PEGAWAI DIBIRO PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT

Arnel Efita, Zaitul .

Sari


Tujuan penelitian adalah untuk menguji dan mengetahui pengaruh dari ketidakamanan kerja (job insecurity) dan keadilan organisasi (justice) terhadap kelelahan emosional (emotional exhaustion) pegawai di pegawai Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat. Konseptual penelitian ingin membuktikan ada atau tidaknya pengaruh signifikan yang disebabkan oleh variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian ini dilakukan di Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat dan berlangsung pada bulan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan SEM dalam metode analisanya. Smart-pls di gunakan untuk mengolah data. Ada dua model dalam pls yaitu model pengukuran dan model struktural (Hair, Hult, Ringle, & Sarstedt, 2013). Evaluasi model pengukuran menggunakan empat syarat dan dua syarat untuk model struktural (Vinzi, Chin, Henseler, & Wang, 2010). Pengujian hipotesis menggunakan alat uji t statistik dan arah pengaruh menggunakan path coeficient.Pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa angket atau kuesioner, dilakukan dengan menyebarkan daftar pernyataan tertulis kepada responden untuk mendapatkan jawaban. Kuesioner diukur dengan menggunakan Skala Likert. Hasil uji hipotesis memberi bukti adanya pengaruh signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil tersebut ialah terdapat pengaruh signifikan keadilan organisasi (justice) terhadap kelelahan emosional (emotional exhaustion) dan varibel ketidakamanan kerja (job insecurity) terhadap kelelahan emosional (emotional exhaustion).
Kata Kunci : 1) Ketidakamanan Kerja; 2) Keadilan Organisasi; 3) Kelelahan Emosional

Teks Lengkap:

 Khusus Pelanggan

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.