FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UKURAN DEWAN KOMISARIS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN
Abstract
Fungsi Dewan komisaris sangat penting dalam menjalan mekanisme Corporate Governance. Jumlah Dewan Komisaris merupakan salah satu aspek dalam menentukan keberhasilan pengawasan yang dilakukan. Beberapa ahli sudah menemukan bahwa jumlah dewan komisaris berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dan bahkan kualitas akuntansi. Namun, penelitian tentang faktor penentu yang mempengaruhinya belum yang meneliti, khususnya menggunakan data perusahaan Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, diversifikasi pendapatan, profitabilitas, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusi asing dan leverage terhadap ukuran Dewan Komisaris. Dengan menggunakan agency theory bahwa semakin besar konflik kepentingan antara manajemen dan pemilik perusahaan maka semakin efektif pengawasan Dewan Komisaris.
Objek penelitian adalah perusahaan sektor pertambangan di mana sub sektor ini adalah sangat penting dalam mendukung sektor manufaktur sebagai sumber energi dan peneliti sebelumnya masih sedikit menggunakan sektor ini. Dengan jumlah populasi 41, dan sampel akhir 10 perusahaan. Jumlah ini sampel jauh lebih kecil dari populasi di sebabkan karena banyak perusahaan tidak mengunkapkan informasi yang di perlukan untuk penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (i) Ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap ukuran dewan komisaris, (ii) Diversifikasi, kepemilikan manajerial dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap ukuran dewan komisaris, dan (iii) Kepemilikan asing dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap ukuran dewan komisaris dan
Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Diversifikasi Pendapatan, Profitabilitas, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusi Asing, Leverage, Ukuran Dewan Komisaris.
Downloads
Published
2018-02-14