PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), DAN CURRENT RATIO (CR) TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA DARI TAHUN 2013 - 2016

Authors

  • Mellisa Mellisa
  • Yuhelmi Yuhelmi
  • Surya Dharma

Abstract

PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), DAN CURRENT RATIO (CR) TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA DARI TAHUN 2013 - 2016


Oleh : Mellisa
Pembimbing : Yuhelmi, SE, MM
Surya Dharma, SE, M.Si


INTISARI
Indeks LQ45 merupakan indicator indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang merupakan 45 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria likuiditas pasar serta menerbitkan saham yang termasuk dalam kategori saham bluechip (Saerang dan Pontoh, 2011). Berdasarkan perkembangan return saham pada perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2016 diperoleh nilai return saham dan nilai return on assets, tidak sejalan dengan teori Signaling Theory yang mengemukakan kegiatan perusahaan memberikan informasi kepada investor tentang prospek return masa depan yang substansial.
Return saham merupakan harga jual saham diatas harga belinya, semakin tinggi harga jual saham diatas harga belinya, maka semakin tinggi pula return yang diperoleh investor. Apabila seorang investor menginginkan return yang tinggi maka ia harus bersedia menanggung risiko lebih tinggi, demikian pula sebaliknya bila menginginkan return rendah maka risiko yang akan ditanggung juga rendah. (Arista dan Astohar 2012). Kinerja keuangan yang baik dari sebuah perusahaan merupakan pertimbangan utama bagi investor. Semakin baik tingkat kinerja keuangan suatu perusahaan maka diharapkan harga saham meningkat dan akan memberikan keuntungan (return) saham bagi investor, karena return saham merupakan selisih antara harga saham sekarang dan harga saham sebelumnya. Return saham yang tinggi merupakan salah satu daya tarik bagi investor untuk menanamkan dananya di pasar modal. Dengan demikian kalau kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba meningkat maka harga saham juga meningkat. Semakin tinggi return atau keuntungan yang diperoleh, maka semakin baik posisi pemilik perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris tentang pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER) dan Current Ratio (CR) terhadap return saham pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013-2016. Populasi adaalah perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013-2016 yang berjumlah 45 perusahaan.Teknik pengambilan sampel adalah metode sensus. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersifat kuantitatif, yang diperoleh dari publikasi laporan keuangan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan data diperoleh dengan mengakses website www.idx.co.id dan Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Metode analisa data yang digunakan adalah Analisa Regresi Linier Berganda.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Return on asset (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap return saham pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Debt To Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Current ratio (CR) berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia.

Kata Kunci : Return On Asset (ROA), Debt To Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Return Saham

 

THE EFFECT OF ON ASSET (ROA) RETURN, DEBT TO EQUITY RATIO (DER), AND CURRENT RATIO (CR) ON RETURN STOCKIN LQ45 COMPANIES IN INDONESIA STOCK EXCHANGE FROM 2013-2016

By : Mellisa
Advisor : Yuhelmi, SE, MM
Surya Dharma, SE, M.Si

Abstract
The LQ45 index is a stock index indicator on the Indonesia Stock Exchange (IDX) which is 45 issuers selected based on market liquidity criteria and issues that are included in the stock category bluechip (Saerang and Pontoh, 2011). Based on the development of returns stockin the LQ45 index company listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the period 2013-2016 obtained the value of returns stockand the value of return on assets, not in line with the theory of Signaling Theory which suggests the activities of companies provide information to investors aboutprospects return futurewhich is substantial.
return Stockis the selling price of shares above the purchase price, the higher the selling price of shares above the purchase price, the higher the return obtained by investors. If an investor wants return a highthen he must be willing to bear a higher risk, and vice versa if he wants a return lowthen the risk to be borne is also low. (Arista and Astohar 2012). Good financial performance of a company is a major consideration for investors. The better the level of financial performance of a company, it is expected that the stock price will increase and will providereturnsstockfor investors, because returns stockare the difference between the current stock price and the previous stock price. returns Stockare high is one of the attractions for investors to invest their funds in the stock market. Thus if the company's ability to generate profits increases then the stock price also increases. The higher the return or profit obtained, the better the position of the owner of the company.
This study aims to find empirical evidence about the effect of Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER) and Current Ratio (CR) on returns stockin the LQ45 Company on the Indonesia Stock Exchange from 2013-2016. The population is the LQ45 company on the Indonesia Stock Exchange from 2013-2016 which amounted to 45 companies.The sampling technique is census method. The type of data used is secondary data that is quantitative, obtained from the publication of financial statements by the Indonesia Stock Exchange (IDX) and data obtained by accessing the website www.idx.co.id and Indonesian Capital Market Directory (ICMD). The data analysis method used is Multiple Linear Regression Analysis.
The results of this study found that Return on assets (ROA) had a significant positive effect on returns stock in the LQ45 company on the Indonesia Stock Exchange. Debt To Equity Ratio (DER) does not have a significant negative effect on returns stock on the LQ45 company on the Indonesia Stock Exchange. The current ratio (CR) has a significant negative effect on returns stock in the LQ45 company on the Indonesia Stock Exchange.
Keywords: Return On Assets (ROA), Debt To Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR),Return Stock

Published

2018-08-28