PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN (GROWTH) TERHADAP PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN (PADA PERUSAHAAN JASA SUB SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016)
Abstract
Sub sektor property dan real estate memiliki persaingan cukup ketat dan memiliki tantangan tersendiri dalam bersaing, biaya modal yang tidak sedikit dan harga yang ditawarkan atas produk yang mereka tawarkan relative tinggi. Selain harga yang ditawarkan tinggi agar mampu bersaing perusahaan harus memberikan keunggulan lebih dibanding pesaing hal ini membuat perusahaan harus mengorbankan biaya yang tinggi dan akan mempengaruhi kinerja perusahaan.
Berdasarkan data perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2012-2016, perusahaan mengalami penurunan kondisi keuangan secara terus menerus dari 2012-2016, Masalah keuangan yang di biarkan berlarut-larut akan mengakibatkan terjadinya kebangkrutan apabila perusahaan tidak mampu bersaing maka perusahaan tersebut akan mengalami kerugian yang pada akhirnya akan membuat suatu perusahaan mengalami kondisi Financial Distress (Kesulitan Keuangan). Menghindari terjadinya kebangkrutan penting bagi perusahaan untuk sedini mungkin menganalisis tanda-tanda kebangkrutan sehingga manajemen dapat melakukan perbaikan, dan para investor pun dapat melakukan persiapan untuk menghadapi
kemungkinan yang akan terjadi. Oleh karena itu peneliti mengangkat penelitian
pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas, dan pertumbuhan perusahaan (growth) terhadap prediksi financial distress. Pengelolaan keuangan yang efektif akan meminimalisir resiko terjadinya financial distress pada suatu perusahaan.
Penelitian ini menguji tentang pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas, dan
pertumbuhan perusahaan (growth) terhadap prediksi financial distress perusahaan pada perusahaan jasa sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016.
Metode pengambilan sampel yaitu metode sampling jenuh yang semua anggota populasi digunakan sebagai sampel atau istilah lainnya metode sensus. Analisa yang digunakan yaitu analisa regresi binary logistik dengan pengujian kelayakan model menggunakan likelihood ratio (LR), pengujian Goodness of fit dalam model logit digunakan hosmer lemeshow dan pengujian Z-statistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel likuiditas, profitabilitas, dan
pertumbuhan perusahaan (growth) tidak berpengaruh terhadap prediksi financial
distress perusahaan pada perusahaan jasa sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012. Selanjutnya variabel leverage berpengaruh positif terhadap prediksi financial distress perusahaan pada perusahaan jasa sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012.
Â
Kata kunci : Financial Distress, Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Perusahaan
(Growth) , Profitabilitas.