PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PENJUALAN DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL (STUDI KASUS PADA SUB SEKTOR TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016

Authors

  • Rahmi Rahma Yati
  • Rika Desiyanti
  • Yuhelmi Yuhelmi

Abstract

Perusahaan tekstil adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri besar yang mengolah serat kapas menjadi benang menggunakan mesin dan kemudian diolah kembali menjadi kain dan berlanjut menjadi tekstil, sedangkan garmen merupakan perusahaan yang bergerak memproduksi pakaian jadi atau siap pakai.
Pada umumnya perusahaan lebih menyukai pendanaan internal daripada pendanaan eksternal karena pendanaan internal lebih aman daripada pendanaan eksternal. Pendanaan internal dapat berasal dari laba ditahan dan depresiasi, sedangkan pendanaan eksternal adalah dana yang berasal dari para kreditur, pemegang surat utang dan pemilik perusahaan. Penentuan struktur modal bagi suatu perusahaan merupakan salah satu bentuk keputusan keuangan yang sangat penting, karena keputusan ini dapat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan manajemen keuangan perusahaan dan apabila salah dalam mengambil keputusan maka akan merugikan perusahaan itu sendiri.
Struktur modal dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan dan struktur aktiva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan dan struktur aktiva terhadap struktur modal perusahaan. Metode penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling jenuh dan diperoleh 10 data pengamatan sebagai sampel, data yang digunakan berupa data sekunder. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda menggunakan program eviews8.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap struktur modal dan struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal perusahaan.
Kata kunci : pertumbuhan penjualan

Published

2018-08-28