PENGARUH EARNING PER SHARE, PRICE EARNING RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON ASSET TERHADAP HARGA SAHAM : STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2016
Abstract
PENGARUH EARNING PER SHARE, PRICE EARNING RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON ASSET TERHADAP HARGA SAHAM : STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2016
Oleh : Yobel Gea
Pembimbing : Dr. Listiana Sri Mulatsih S.E., M.Si
Mery Trianita S.E., M.M.
INTISARI
Sektor industri barang konsumsi ini mempunyai peranan yang sangat strategis dalam upaya mensejahterakan kehidupan masyarakat, dimana produknya sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari. Pada sektor industri barang konsumsi terjadi suatu fenomena dimana saat return on asset perusahaan mengalami penurunan, justru dari harga saham perusahaan mengalami peningkatan.
Harga saham merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam pengelolaan perusahaan. Sehingga semakin tinggi harga saham yang ada di pasar atas suatu perusahaan tertentu, maka dapat diartikan perusahaan tersebut dapat mengelola aktiva dengan baik. Pada umumnya kinerja sebuah perusahaan akan berpengaruh pada harga saham perusahaan tersebut. Semakin baik kinerja suatu perusahaan maka semakin tinggi laba usaha yang akan diperoleh dan pemegang saham turut menikmati keuntungan dari penghasilan perusahaan, sehingga banyak investor yang ingin memiliki saham perusahaan tersebut dan harga saham akan naik.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga saham yaitu earning per share, price earning ratio, debt to equity ratio dan return on asset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh earning per share, price earning ratio, debt to equity ratio dan return on asset terhadap harga saham. Metode pengambilan sampel yaitu metode sampling jenuh yang
berjumlah 29 perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda.
Hasil penbelitian ini menunjukkan bahwa rasio earning per share dan price earening ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan debt to equity ratio dan return on asset berpengaruh positif terhadap harga saham.
Kata Kunci: earning per share, price earning ratio, debt to equity ratio, return on asset dan harga saham.
Â