PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN INFLASI DI PERUSAHAAN JASA SUB SEKTOR PERBANKAN TAHUN 2013-2016

Authors

  • Septi Aulia Roza
  • Rika Desiyanti
  • Nailal Husna

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh capital adequcy ratio (CAR), non performing
loan (NPL) dan inflasi terhadap price to book value (PBV) di perusahaan jasa sub
sektor perbankan. Perbankan merupakan suatu lembaga perantara antara pihak yang
kelebihn dana dan pihak kekurangan dana. Menurut arthesa (2009) perbankan
mempunyai peran yang sangat strategis dalam menggerakkan roda perekonomian
suatu negara. Oleh sebab itu, perbankan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi
suatu negara yaitu dengan melihat nilai perusahaan suatu perbankan yang di
proksikan dengan price to book value (PBV).         
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan menurut brigham
dan erdhadt (2005) mendefinisikan nilai sekarang (present value) dari free cash flow
di masa yang akan datang. Price to book value (PBV) merupakan perbandingan antara
harga pasar dan nilai buku saham. Capital adequacy ratio (CAR) merupakan rasio
kecukupan modal perbankan. Non performing loan (NPL) merupakan rasio yang
mengukur tingkat kredit bermasalah perbankan. Inflasi merupakan kenaikan harga
barang dan jasa secara terus-menerus di suatu periode tertentu.     
Populasi penelitian adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI pada tahun
2013-2016 sebanyak 43 perusahaan. Teknik pengambilan sampel mengunakan
sampling jenuh (sensus). Sampel penelitian sebanyak 22 perusahaan perbankan yang
melaporkan laporan keuangan konstan setiap tahun. Pengolahan data menggunakan
eviews 8 dan tahapan pengujian di bantu alat uji statistik yaitu uji asumsi klasik dan
analisis linear berganda. Hipotesis yang digunakan ada tiga, setelah dilakukan
penelitian hasil hipotesis yang di peroleh membuktikan bahwa (1) capital adequacy
ratio (CAR) tidak berpengaruh dan signifikan terhadap price to book value (PBV), (2)
non performing loan (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap price to book
value (PBV), (3) inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap price to book
value (PBV).              
Kesimpulan hasil hipotesis yang di peroleh membuktikan bahwa capital adequacy
ratio (CAR) tidak berpengaruh dan signifikan terhadap price to book value (PBV),
non performing loan (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap price to book
value (PBV). Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap price to book value
(PBV).
Kata kunci : Capital adequacy ratio (CAR), inflasi, non performing loan (NPL)
 dan price to book value (PBV)

Published

2018-08-28