Pengaruh Struktur Asset, Kebijakan Dividen, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kebijakan Hutang pada Perusahaan Subsektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Periode 2013-2017

Authors

  • Susila Ardiyanti
  • Rika Desiyanti
  • Mery Trianita

Abstract

Industri tekstil dan garmen adalah salah satu perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia
yang mengalami pertumbuhan. Pada saat sekarang ini pertumbuhan perusahaan diiringi oleh
pertumbuhan penduduk yang setiap tahunnya meningkat. Karena jumlah penduduk meningkat
maka jumlah kebutuhanpun ikut meningkat khususnya pada sub sektor tekstil dan garmen yang
akan memenuhi kebutuhan konsumen. industri tekstil dan garment di indonesia kini telah
berkembang pesat, semakin banyaknya jumlah perusahaan tekstil dan garmen merupakan salah
satu bukti, bahwa industri tekstil dan garmen mempunyai daya tarik untuk semua pihak ataupun
kalangan masyarakat.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah kebijakan hutang merupakan salah satu
bagian dari kebijakan pendanaan perusahaan, teori agensi menggambarkan tentang hubungan
antara pemilik perusahaan dengan manajemen, kebijakan hutang ialah kebijakan yang dimiliki
oleh perusahaan untuk memanfaatkan fasilitas pendanaan dari pihak luar perusahaan, Struktur
Asset merupakan cerminan kekayaan yang dimiliki perusahaan, kebijakan dividen adalah
pengembalian investasi (investment return) yang diterima pemegang saham, kepemilikan
manajerial adalah situasi dimana manajer memiliki saham perusahaan.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor tekstil dan garmen
yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2013-2017 dengan jumlah populasi adalah
sebanyak 17 perusahaan. sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampling jenuh,
dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 17 perusahaan tekstil
dan garmen yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2013-2017. pengolahan data
menggunakan eviews 8 dan tahapan pengujian di bantu alat uji statistik yaitu uji asumsi klasik
dan analisis linear berganda. Hipotesis yang digunakan ada tiga, setelah dilakukan penelitian
hasil hipotesis yang di peroleh membuktikan bahwa, (1) struktur asset tidak berpengaruh
terhadap kebijakan hutang, (2) kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang,
dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang.  Kesimpulan hasil
hipotesis yang di peroleh membuktikan bahwa, struktur asset tidak berpengaruh terhadap
kebijakan hutang, kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang, dan
kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang
Kata kunci: Kebijakan dividen, kebijakan hutang, kepemilikan manajerial dan struktur asset.

Published

2018-08-28