PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR ASET, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG : STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2016

Authors

  • Yoga Anggara
  • Listiana Sri Mulatsih
  • Nailal Husna

Abstract

Menurut pecking order theory, perusahaan lebih cenderung memilih pendanaan dari internal perusahaan (internal financing) yang bersumber dari aliran kas, laba ditahan, dan depresiasi daripada berasal dari eksternal perusahaan (eksternal financing) yaitu hutang dan ekuitas. Keinginan perusahaan untuk meminjam dana dari luar akan menurun apabila laba ditahan yang dimiliki perusahaan besar, karena perusahaan akan menggunakan laba di tahan sebelum memutuskan untuk menggunakan hutang.

Kebijakan hutang merupakan keputusan yang sangat penting bagi perusahaan.
Dimana, kebijakan hutang merupakan salah satu bagian dari kebijakan pendanaaan perusahaan. Manajer selaku pengelola perusahaan harus memilih kombinasi sumber dana perusahaan dengan teliti karena, setiap sumber dana memiliki konsekuensi finansial yang berbeda-beda. Kebijakan Hutang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya profitabilitas, struktur aset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengalisis pengaruh
profitabilitas, struktur aset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan
terhadap kebijakan hutang. Metode pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah sampling jenuh dan diperoleh 36 data pengamatan sebagai sampel. Data yang digunakan data sekunder.

Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, menggunakan program eviews 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas terhadap, struktur aset, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap kebijakan hutang. Sedangkan, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang.

Kata kunci : profitabilitas, struktur aset, ukuran perusahaan, pertumbuhan
perusahaan dan kebijakan hutang.

Published

2018-08-28