PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN MANAJEMEN LABA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Abstract
PT. Krakatau Stell Persero Tbk (KRAS) tercatat telah mengalami kerugian selama6 tahun berturut-turut dari tahun 2012 - 2017. Pada tahun 2012 PT.KRAS
mengalami kerugian sebesar USD 19,56 juta, dan terus meningkat hingga 395%
pada tahun 2017 sebesar USD 77,163 juta (Sugianto, 2019).
Teori pada penelitian ini menggunakan teori keagenan. Teori keagenan adalah
terdapat perbedaan kepentingan antara pihak manajemen dengan stakeholder.
Manajemen memiliki kepentingan untuk memaksimalkan imbalan yang didapat
dari stakeholder dalam bentuk gaji, bonus, intensif, tunjangan, dan lain-lain
danstakeholder memiliki kepentingan ingin mempertahankan kelangsungan
perusahaannya(Jensen dan Meckling 1967).
Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh perusahaan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah
perusahaan sektor dasar dan kimia dengan teknik pengambilan sampel purposive
sampling.
Penelitian ini menggunakan 4 hipotesis. Hasil yang diperoleh membuktikan
bahwa (1) dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusional tidak
berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Sedangkan kualitas audit berpengaruh
positif signifikan terhadap kinerja keuangan. (2) dewan komisaris independen,
kualitas audit, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap
manajemen laba. (3) manajemen laba tidak berpengaruh terhadap kinerja
keuangan. (4) dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusional tidak
berpengaruh terhadap kinerja keuangan yang di mediasi oleh manajemen laba.
Sedangkan kualitas audit berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja
keuangan yang di mediasi oleh manajemen laba.
Kata kunci : Mekanisme Corporate Governance, Kinerja Keuangan,
Manajemen Laba
Downloads
Published
2019-08-14