Analisis Pengaruh Mentalitas Dasar Atasan terhadap Perilaku Tidak Etis Pro Organisasi Bawahan: Pelepasan Moral Bawahan Sebagai Mediasi dan Orientasi Jarak Kekuasaan Bawahan sebagai Moderasi pada Kabupaten Pesisir Selatan
Keywords:
Perilaku Tidak Etis Pro Organisasi Bawahan, Pelepasan Moral Bawahan, Orientasi Jarak Kekuasaaan, Mentalitas Dasar AtasanAbstract
Perilaku tidak etis pro organisasi bawahan merupakan unsur yang sering ditemukan didalam sebuah organisasi. penelitian ini bertujuan untuk menguji analisis pengaruh mentalitas dasar atasan terhadap perilaku tidak etis pro organisasi bawahan: pelepasan moral bawahan sebagai mediasi dan orientasi jarak kekuasaan bawahan sebagai moderasi. pada penelitian inimenggunakan populasi dan sampel pada trias politika kabupaten pesisir selatan. pengujianhipotesis menggunakan structural equation modelling (SEM) partial least square (PLS). hasil inimenunjukan: (1). Mentalitas dasar atasan berpengaruh positif terhadap perilaku tidak etis proorganisasi bawahan. (2). Pelepasan moral bawahan memediasi hubungan antara mentalitas dasar atasan dan perilaku tidak etis pro organisasi bawahan (3). Orientasi jarak kekuasaan bawahanmemoderasi hubungan antara mentalitas dasar atasan dan pelepasan moral bawahanReferences
. Chin, W.W. (1998). The Partial Least
Squares Approach to Structural
Equation Modelling. In Modern
Methods for Business Research.
. Sugiyono. 2010. Metode penelitian
kuantitatif kualitatif dan R&D.
Bandung: Alfabeta
. Syahrum., Salim. (2012). Metode
Penelitian Kuantitatif. Bandung:
Citapustaka Media
. Umphress, E. E., & Bingham, J. B.
(2011). When employees do bad things
for good reasons: Examining unethical
pro-organizational behaviors.
Organization Science, 22(3), 621–640.
https://doi.org/10.1287/orsc.1100.0559
. Wahyudi, David., & Djamaris, A.
(2018). Metode statistik untuk ilmu dan
teknologi pangan. Jakarta:Penerbitan
Universitas Bakrie.
Downloads
Published
2022-08-03
Issue
Section
Executive Summary