ANALISA BEBAN KERJA DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN WORK LOAD ANALYSIS (WLA) DI UMKM DUA PUTRA MINANG

Authors

  • Aisya Gusfiani Universitas Bung Hatta
  • Ayu Bidiawati Universitas Bung Hatta

Keywords:

Full Time Equivalent, Work Load Analysis, Waktu Siklus, UMKM Dua Putra Minang

Abstract

UMKM Dua Putra Minang merupakan usaha yang bergerak pada bidang pembuatan mie kuning. Pada proses produksi terdapat permintaan yang tinggi sehingga target tidak tercapai karena hanya bisa memproduksi sebanyak 750kg/hari, sedangkan permintaan harus memproduksi 1.250kg/hari. Salah satu penyebab tidak tercapainya permintaan terbatasnya tenaga kerja sehingga menimbulkan beban kerja yang overload. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian bertujuan untuk menentukan beban kerja operator dan menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dan Full Time Equivalent (FTE) merupakan sebuah metode analisis beban kerja yang mengukur lamanya waktu penyelesaian kerja dan dikonversikan kedalam jumlah operator optimal. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada ketidakseimbangan beban kerja pada stasiun pencampuran memiliki indeks FTE 0,68 dianggap underload stasiun pelempengan memiliki indeks FTE 1,29 dianggap overload , stasiun pengukusan, pembentukan dan penjemuran memiliki indeks FTE yang dianggap normal/fit.

References

Anggara, Radhy. 2011. Pengukuran Produktivitas Berdasarkan Beban Kerja (Studi Kasus Pada Industri Kerupuk). Jakarta. Universitas Gunadarma.

Astianto, dan Suprihhadi. 2014. Pengaruh Stres Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PDAM Surabaya. Jurnal Ilmu & Riset Manajemen Vol. 3 No. 7 (2014).

Pambudi. Skripsi Analisis Beban Kerja Karyawan Dengan Metode Full Time Equivalent (Studi Kasus Ukm Unlogic Projeck. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. 2017.

Downloads

Published

2023-09-04