Pengaruh Parameter Pengelasan Carbon Steel S355J0 terhadap Stainless Steel 316L Berdasarkan Standar AS/NZS 1554.6 Menggunakan Proses SMAW
Abstract
Pengelasan merupakan proses khusus yang memerlukan pengendalian manajemen, personel,
serta penerapan standar prosedur yang tepat untuk memperoleh hasil sambungan yang
memenuhi persyaratan kualitas. Untuk menjamin mutu hasil pengelasan, disusun Welding
Procedure Specification (WPS) yang berfungsi sebagai pedoman bagi juru las dalam
melaksanakan proses pengelasan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkualifikasi sambungan pengelasan antara material baja karbon S355J0
dan stainless steel 316L sebagai material logam tak sejenis (dissimilar metal) berdasarkan
standar AS/NZS 1554 dengan menggunakan proses Shielded Metal Arc Welding (SMAW).
Proses pengelasan dilakukan pada sambungan fillet dengan posisi 2F dan 3F sesuai ketentuan
standar yang berlaku, Pengujian spesimen mengacu pada standar AS/NZS 2205.1:2003,
sedangkan logam pengisi yang digunakan adalah elektroda 309L sesuai dengan standar
AS/NZS 1554.6:2012. Evaluasi kualitas hasil pengelasan dilakukan melalui pengujian
makroskopik dengan mengacu pada standar AS/NZS 2205.5.1:2019 untuk menilai penetrasi
las, profil sambungan, serta potensi cacat internal. Berdasarkan hasil pengujian makroskopik,
spesimen dinyatakan memenuhi kriteria penerimaan standar AS/NZS 2205.5.1:2019 karena
tidak ditemukan indikasi cacat (imperfection) pada daerah las maupun zona pengaruh panas.