Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Civil and Planning Engineering, Bung Hatta University https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP en-US sesmiwati@bunghatta.ac.id (Sesmiwati) viviariani@gmail.com (Vivi Ariani) Sun, 28 Dec 2025 14:07:27 +0000 OJS 3.2.1.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PERANCANGAN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAIH NAN ALUIH DENGAN PENDEKATAN DEMENTIA VILLAGE DI KAB. PADANG PARIAMAN https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28656 <p>Stigma negatif masyarakat terhadap panti sosial untuk lansia semakin meningkat di Indonesia. Panti jompo sering dipersepsikan sebagai tempat yang tidak layak huni dan tidak memberikan perawatan terbaik bagi penghuninya. Teori ini bertentangan dengan kultur Indonesia, yang menghormati kebersamaan dan kekeluargaan. Masyarakat tidak mau menggunakan layanan panti sosial karena citra buruk bangunan dan fasilitas yang kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan Panti Sosia Tresna Werdha (PSTW) Sabaih nan Aluih di kabupaten Padang pariaman yang menggunakan ide dari Desa Dementia. Metode ini menawarkan solusi kreatif berupa lingkungan hunian yang mirip dengan kampung atau desa kecil, yang memberikan kebebasan bergerak dan suasana yang bergerak dan susasna yang familiar bagi lansia. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan Kualitatif yang melibatkan analisis studi kasus dan observasi lapangan.</p> <p>Hasil perancangan menunjukkan bahwa gagasan Dementia Village memiliki kemampuan untuk mengubah perpektif tentang panti sosial, mengubah mereka menjadi tempat yang ramah dan hangat untuk lansia. Lingkungan yang berkualitas tinggi dapat dicapai melalui desain arsitektur yang menggabungkan elemen budaya lokal Minangkabau, fasilitas kesehatan yang lengkap, dan area komunal yang mendukung interaksi sosial. Diharapkan perancangan ini dapat mengubah pandangan buruk tentang Panti Jompo dan meningkatkan kualitas hidup bagi mereka. Panti Sosial Tresna Werdha dirancang untuk memaksimalkan pergerakan lansia dengan mengintegrasikan area administrasi penegelola, zona residensial husus lansia, unit pelayanan medis, tempat peribadatan, pusat pengembangan keterampilan, dan bangunan serbaguna dalam satu kompleks terpadu. Sistem sirkulasi udara natural berbasis cross ventilation, penggunaan sistem ventilation,penggunaan infrastruktur utilitas yang membantu mobilitaas dan keselamatan penghuninya.</p> Ahmad Raihan, Dr I Nengah Tela S.T., M.Sc, Ariyati, S.T.,M.T Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28656 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERENCANAAN KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG (PUTR) DENGAN PENDEKATAN OPEN WORK PLAN OFFICE-PERENCANAAN PUSAT PEMERINTAHAN KAB.AGAM TUO, DI KEC. IV KOTO https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28657 Annysa Permata Rahmi, I Nengah Tela, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28657 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN STUDENT CENTER DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR ARCHITECTURE DI KAMPUS II UNIVERSITAS BUNG HATTA https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28658 <p>Perancangan <em>Student Center</em> di Kampus II Universitas Bung Hatta dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa akan ruang yang tidak hanya menunjang kegiatan akademik, tetapi juga interaksi sosial, kreativitas, serta pengembangan minat dan bakat. Fakta menunjukkan bahwa fasilitas yang ada saat ini belum mampu menampung kegiatan organisasi, diskusi, maupun ruang bersosialisasi secara optimal. Oleh karena itu, dirumuskan rancangan <em>Student Center</em> dengan pendekatan <em>Behaviour Architecture</em> yang menekankan pada hubungan antara perilaku pengguna dengan ruang. Metode perencanaan meliputi studi literatur, observasi lapangan, analisis kebutuhan ruang, dan konsep desain dengan penerapan teknologi <em>Smart Building</em>. Hasil perancangan menghadirkan bangunan empat lantai dengan zoning ruang yang mencakup area organisasi, ruang rapat, ruang serbaguna, <em>working space</em>, serta fasilitas pendukung seperti food court, kafe, dan ruang ibadah. Desain massa menggunakan bentuk geometris modular untuk menciptakan keteraturan, sementara penerapan <em>secondary skin</em> dan sistem pencahayaan alami meningkatkan efisiensi energi. Dengan adanya <em>Student Center</em> ini, diharapkan mahasiswa memperoleh wadah yang nyaman, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sehingga mampu meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan sekaligus memperkuat identitas universitas.</p> Dinda Nadya Qhotrunnada, Elfida Agus, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28658 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERENCANAAN MINANGKABAU INTERNASIONAL CONVENTION CENTER DAN MIXED USE BUILDING DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HYBRID DI KOTA PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28659 <p style="text-align: justify;"><span lang="EN-ID">Minangkabau International Convention Center (MICC) merupakan pusat konvensi modern yang terletak di Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Kehadiran MICC menjadi bagian dari strategi pengembangan infrastruktur pariwisata dan bisnis di daerah tersebut, sekaligus memperkuat daya tarik Sumatera Barat sebagai destinasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan terbesar di Indonesia, dengan kekayaan budaya Minangkabau yang unik dan menarik. Potensi ini menjadi daya dukung penting dalam menarik wisatawan serta pelaku industri kreatif dan bisnis dari berbagai wilayah. Sebelum kehadiran MICC, Sumatera Barat belum memiliki fasilitas representatif yang mampu menampung acara besar dengan skala internasional. MICC hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menawarkan fasilitas berstandar internasional, kapasitas ruang yang besar, serta teknologi pendukung modern yang memadai untuk berbagai jenis acara seperti konferensi, seminar, pameran, dan pertunjukan budaya. Dengan kapasitas ribuan orang, MICC tidak hanya menjadi tempat pertemuan, tetapi juga simbol kemajuan infrastruktur daerah. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas jangkauan promosi budaya Minangkabau ke tingkat global. MICC juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya dan memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai pusat kegiatan internasional di wilayah barat Indonesia.</span></p> Ahmad Rijal Hidayat , Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28659 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Komplek Sirkuit Di Kabupaten Padang Pariaman https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28662 Farhan Julyansyach, Al Busyra Fuadi, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28662 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Blok E (Mal Pelayanan Publik dan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik) dengan Pendekatan Transparant Office di Pusat Pemerintahan Agam Tuo Nagari Balingka https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28664 <p>Perancangan Blok E pada pusat pemerintahan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Agam dilatarbelakangi oleh kebutuhan fasilitas terpadu akibat pemekaran wilayah. Blok ini difungsikan untuk menampung Mal Pelayanan Publik dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang berperan penting dalam penyelenggaraan administrasi dan layanan masyarakat. Tujuan utama perancangan adalah menghadirkan gedung dengan fungsi ganda, yaitu sebagai pusat administrasi sekaligus ruang publik inklusif yang mampu meningkatkan interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Konsep <em>transparent office</em> dipilih untuk mengubah citra kantor pemerintahan yang umumnya tertutup menjadi lebih terbuka, komunikatif, serta nyaman bagi pengguna.</p> <p>Metodologi perancangan meliputi analisis tapak, kebutuhan ruang, sirkulasi, struktur, dan utilitas. Konsep desain mengedepankan keseimbangan antara ruang privat dan publik melalui penggunaan struktur bore pile dan beton bertulang yang kokoh, serta sistem utilitas bawah tanah meliputi listrik, air bersih, telekomunikasi, dan proteksi kebakaran. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan <em>transparent office</em> efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, efisien, dan transparan. Selain itu, desain ini memperkuat peran kantor pemerintahan tidak hanya sebagai pusat layanan administratif, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang modern, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik.</p> Fadhilah Lika Efela, Al Busyra Fuadi, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28664 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN OSEANARIUM SEBAGAI WISATA EDUKASI LAUT DI KOTA PARIAMAN DENGAN PENDEKATAN BIOMORFIK https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28665 Faridz Adli, I Nengah Tela, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28665 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN RESORT PANTAI PAKU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI KAWASAN WISATA MANDEH TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28666 <p>Sektor pariwisata merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, termasuk Indonesia, dengan tujuan meningkatkan devisa serta kesejahteraan masyarakat. Sumatera Barat, dengan garis pantai sepanjang 375 km, memiliki potensi wisata besar, terutama di Kabupaten Pesisir Selatan. Kawasan Wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan telah menjadi destinasi unggulan yang menarik ribuan wisatawan setiap tahun berkat panorama alam, aksesibilitas, serta perpaduan harmonis perbukitan dan teluk dengan pulau-pulau kecil. Meski kunjungan wisatawan meningkat, fasilitas dan infrastruktur masih terbatas. Kekurangan akomodasi memadai serta tidak adanya pusat kuliner dan oleh-oleh terpadu menjadi kendala utama. Penelitian ini merancang resort di Pantai Paku dengan pendekatan bioklimatik. Resort ini tidak hanya menyediakan penginapan, tetapi juga fasilitas penunjang seperti kuliner, pusat oleh-oleh, spa, dan olahraga air. Pendekatan bioklimatik dipilih untuk menciptakan bangunan yang beradaptasi dengan iklim tropis, memaksimalkan kenyamanan termal, dan mengurangi konsumsi energi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pesisir Selatan, khususnya Kawasan Wisata Mandeh, serta mendukung pariwisata berkelanjutan di Sumatera Barat dengan tetap menjaga kelestarian budaya lokal dan lingkungan.</p> Fidya Novita Dwi Jaya, Jonny Wongso, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28666 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCAGAN KANTOR BUPATI DENGAN PENDEKATAN INSTITUTIONAL DESIGN DI PUSAT PEMERINTAHAN BARU KABUPATEN AGAM TUO https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28667 <p>Pemekaran Kabupaten Agam yang akan dibagi menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Agam dan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Agam Tuo menjadi isu yang menarik beberapa tahun terakhir diprovinsi Sumatra Barat dan sudah masuk tahap akhir. Alasan kuat dalam proses pemekaran DOB ini yaitu jauhnya akses msayarakat yang berada di Kabupaten Agam bagian timur untuk menjangkau pusat pemerintahan Kabupaten Agam sehingga muncul aspirasi masyarakat untuk pemekaran kabupaten. Pusat pemerintahan untuk DOB Kabupaten Agam Tuo akan direncanakan di Nagari Balingka Kecamatan IV Koto dengan luas perencanaan Masterplan yaitu 39 Ha, dalam perencanaan Masterplan terdiri dari beberapa kantor dinas penunjang pemerintahan termasuk kantor bupati, rumah dinas serta masjid sebagai simbol keagamaan.&nbsp; Penelitian ini membahas tentang perancangan kantor bupati, rumah dinas dan masjid dengan pendekatan Institutional Design. Dalam konsep masterplan yang dipakai adalah tigo tungku sajarangan yang merupakan konsep budaya khas Sumatra Barat, kantor bupati melambangkan niniak mamak serta masjid melambanga alim ulama. Konsep Institutional Design`yang digunakan untuk menyeimbangkan konsep awal dengan tidak hanya menghasilkan bangunan yang fungsional tetapi memperlihatkan identitas lokal, efisiensi pelayanan publik dan berkelanjutan yang diharapkan mampu mendukung pemerintahan yang lebih lebih baik pada masa depan. Hasil perancangan menunjukkan tata ruang kawasan yang terpadu, dengan lapangan upacara sebagai pusat orientasi, didukung sistem sirkulasi yang jelas, pembagian zona kerja dan hunian yang proporsional, serta fasilitas ibadah yang ikonik. Dengan demikian, rancangan ini diharapkan mampu mewujudkan pusat pemerintahan yang inklusif, efisien, serta mencerminkan identitas lokal masyarakat Agam Tuo.</p> Idul Febrianda, I Nengah Tela, Al Busyra Fuadi Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28667 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN STASIUN DUKU DI PADANG PARIAMAN DENGAN PENDEKATAN TOD https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28668 <p>Stasiun Duku di Kabupaten Padang Pariaman memiliki posisi strategis karena terhubung dengan jalur kereta api regional dan Bandara Internasional Minangkabau, namun kondisinya saat ini belum optimal dalam mendukung kebutuhan transportasi publik. Keterbatasan fasilitas, rendahnya integrasi antar moda, serta kurangnya kenyamanan pengguna menyebabkan stasiun ini belum berfungsi secara maksimal. Penelian ini menerapkan pendekatan<em> Transit Oriented Developmen</em>, pendekatan ini merupakan konsep dalam perencanaan dan pengembangan wilayah dengan tata guna lahan agar tercipta kawasan yang efisien. Dengan tujuan merumuskan konsep pengembangan Stasiun Duku dengan pendekatan <em>Transit Oriented Development</em> (TOD) sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, aksesibilitas, serta fungsi kawasan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara pengguna, dan studi literatur terkait regulasi serta preseden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip TOD, seperti integrasi moda transportasi, tata ruang efisien, dan penyediaan fasilitas publik maupun komersial, dapat menciptakan lingkungan stasiun yang lebih nyaman, aman, dan mendukung aktivitas sosial-ekonomi. Kesimpulannya, pengembangan Stasiun Duku berbasis TOD layak diterapkan sebagai strategi untuk mewujudkan sistem transportasi berkelanjutan sekaligus memperkuat peran stasiun sebagai simpul mobilitas regional.</p> Irpan Maraja Siregar, Elfida Agus, Jonny Wongso Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28668 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUNG HATTA DI KAMPUS II PROKLAMATOR DENGAN PENDEKATAN CREATIVE-PROGRAMMING https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28669 <p>Perpustakaan perguruan tinggi seharusnya mampu berkembang seiring dengan kebutuhan akademik dan sosial penggunanya, namun fasilitas yang ada di Universitas Bung Hatta belum sepenuhnya menjawab dinamika tersebut. Untuk merespons tantangan ini, perancangan Perpustakaan Universitas Bung Hatta di Kampus II Proklamator akan menggunakan pendekatan creative programming dengan tujuan menghadirkan ruang multifungsi yang mendukung aktivitas akademik, sosial, dan rekreatif. Penelitian ini bertujuan merancang perpustakaan baru dengan pendekatan <em>Creative-Programming</em> yang mampu mengintegrasikan kebutuhan gaya belajar tersebut ke dalam satu wadah yang multifungsi, rekreatif, dan kolaboratif. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, survei lapangan, analisis kebutuhan pengguna, serta tinjauan standar perpustakaan perguruan tinggi. Melalui kajian literatur, studi preseden, dan observasi lapangan, diperoleh pemahaman bahwa perpustakaan harus berfungsi lebih dari sekadar penyimpanan koleksi, yaitu sebagai pusat pembelajaran kolaboratif, interaksi sosial, dan pertukaran pengetahuan. Konsep perancangan menggabungkan fungsi tradisional perpustakaan dengan fasilitas pendukung seperti ruang diskusi, seminar, pusat media, dan area rekreatif yang disesuaikan dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, serta mengutamakan fleksibilitas ruang, kenyamanan pengguna, dan keberlanjutan melalui pemanfaatan pencahayaan alami dan elemen hijau. Dengan pendekatan ini, perpustakaan diposisikan sebagai ikon kampus yang mendorong pertumbuhan intelektual, menumbuhkan kreativitas, sekaligus memperkuat citra positif sebagai ruang publik yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa kini maupun masa depan.</p> Izmy Izhoiry, Jonny Wongso, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28669 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 REDESAIN KAWASAN BAGIAN BARAT PASAR RAYA DENGAN PENDEKATAN NEO-VERNAKULAR DI KOTA PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28670 <p>Penelitian ini membahas Redesain kawasan bagian barat Pasar Raya Kota Padang dengan pendekatan Arsitektur <em>Neo-Vernakular</em>. Studi ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, mengumpulkan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data sekunder melalui literatur dan regulasi terkait. Analisis meliputi aspek ruang luar, ruang dalam, dan bangunan, termasuk aksesibilitas, sirkulasi, iklim, serta elemen budaya Minangkabau yang diintegrasikan dalam desain. Konsep redesain mengedepankan pengoptimalan pencahayaan dan penghawaan alami, peningkatan fasilitas umum seperti parkir, tempat ibadah, sanitasi, dan sistem keamanan yang terbarukan. Pendekatan <em>Neo-Vernakular</em> dipilih untuk menerapkan nilai tradisional dan modern, mempertahankan identitas budaya melalui elemen ukiran khas Minangkabau. Harapannya, redesain ini dapat meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pasar bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang, serta memperkuat fungsi pasar sebagai ruang sosial dan ekonomi di Kota Padang. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi perencanaan pasar tradisional yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan sosial dan ekonomi. Penerapan arsitektur <em>Neo-Vernakular</em> didalam desain merupakan cara untuk meningkatkan identitas budaya di Minangkabau. Arsitektur <em>Neo-Vernakular</em> merupakan arsitektur lokal yang unik yang diciptakan penduduk setempat dengan menggunakan bahan dan elemen lokal, kemudian dikombinasikan dengan gaya modern untuk meningkatkan kualitasnya.</p> Junaidial, Elfida Agus, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28670 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN PENATAAN PEMUKIMAN SEBERANG PADANG DI BANTARAN SUNGAI BATANG ARAU (DENGAN PENDEKATAN ADAPTIF ORGANIK) https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28671 <p>Kawasan Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, termasuk dalam salah satu wilayah permukiman kumuh yang tercatat pada SK Kumuh Kota Padang Tahun 2020. Permasalahan utama kawasan ini meliputi kepadatan penduduk, ketidakteraturan bangunan, keterbatasan ruang terbuka, rendahnya kualitas infrastruktur, serta pencemaran Sungai Batang Arau akibat alih fungsi bantaran menjadi hunian ilegal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep penataan permukiman dengan pendekatan adaptif organik yang berorientasi pada keberlanjutan. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara, pengumpulan data sekunder, serta analisis spasial dan fungsional untuk menghasilkan alternatif desain. Hasil perancangan menekankan pada pengoptimalan potensi kawasan melalui penyediaan hunian layak, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, pengelolaan air dan sanitasi, serta penyediaan ruang interaksi sosial berbasis <em>community hub</em> di tepi sungai. Konsep <em>sustainable village</em> diterapkan untuk menciptakan hunian yang harmonis dengan lingkungan, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui <em>urban farming housing</em>, serta memperkuat kualitas ekologi kawasan bantaran sungai. Dengan demikian, penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi risiko banjir dan pencemaran, serta menjadikan Sungai Batang Arau sebagai pusat kehidupan sosial yang lebih sehat dan berkelanjutan.</p> Falisa Nur Alipa, Al Busyra Fuadi, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28671 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN KANTOR DPRD DI PUSAT PEMERINTAHAN KABUPATEN AGAM TUO NAGARI BALINGKA DENGAN PENDEKATAN COMFORTABLE PARLIEMENT https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28672 <p>Proses pemekaran Kabupaten Agam menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Agam Tuo menimbulkan kebutuhan akan pusat pemerintahan baru yang mampu mewadahi aktivitas legislatif sekaligus menghadirkan pemerintahan representatif. Salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan adalah Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang berfungsi sebagai lembaga perwakilan rakyat sekaligus pusat pelayanan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan, studi pustaka, dan analisis tapak untuk merumuskan rancangan. Konsep yang diterapkan adalah&nbsp;<em>Comfortable Parliament</em>, yaitu pendekatan desain yang menekankan kenyamanan fungsional, psikologis, inklusivitas, serta identitas budaya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa tata ruang kantor DPRD dapat diatur secara seimbang antara ruang publik, semi-publik, dan privat, sehingga mendukung transparansi, keamanan, dan interaksi masyarakat. Rancangan juga dilengkapi sarana representatif serta melibatkan unsur-unsur lokal Minangkabau pada fasad dan interior. Dengan demikian, desain kantor DPRD DOB Agam Tuo idak hanya menjadi wadah kerja legislatif, tetapi juga simbol demokrasi daerah yang inklusif, produktif, dan berakar pada budaya lokal.</p> Khasih Qalbu Zakkiah, I Nengah Tela, Al Busyra Fuadi Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28672 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN GREEN TALAO PARK SEBAGAI DESTINASI WISATA DI KAB. PADANG PARIAMAN DENGAN PENDEKATAN ECOTOURISM https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28675 Kurrota Aini, Elfida Agus, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28675 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN ADAPTIVE REUSE GUDANG LAMA STASIUN KAI PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28677 <p>Stasiun KAI Padang atau Stasiun Simpang Haru merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah penting sejak era kolonial Belanda. Namun, perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan kawasan, serta pergeseran fungsi transportasi mengakibatkan beberapa bangunan penunjang, khususnya gudang lama, kehilangan fungsi awalnya dan menjadi tidak ter manfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep perancangan <em>adaptive reuse</em> yang dapat menghidupkan kembali gudang lama di kawasan Stasiun KAI Padang dengan tetap mempertahankan nilai historis dan karakter arsitekturnya. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, analisis tapak, serta kajian preseden untuk menemukan strategi desain yang relevan dan aplikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi gudang lama menjadi fungsi baru seperti <em>smart</em> hotel, pusat oleh-oleh dan songket, galeri sejarah perkeretaapian, area olahraga, <em>food court</em>, serta gedung parkir terpadu mampu meningkatkan daya tarik kawasan, memperkuat identitas kota, mendukung pariwisata lokal, serta mendorong minat masyarakat terhadap penggunaan transportasi umum. Dengan demikian, penerapan <em>adaptive reuse</em> tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian cagar budaya, tetapi juga sebagai strategi pengembangan kawasan yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat masa kini.</p> Laras Sandi, Jonny Wongso, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28677 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN ASRAMA MAHASISWA MIXED-USE CREATIVE LEISURE DENGAN PENDEKATAN SMART LIVING DI KOTA PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28678 <p>Pertumbuhan jumlah mahasiswa di Kota Padang menciptakan kebutuhan mendesak akan hunian yang adaptif, fungsional, dan mendukung kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan merancang Asrama Mahasiswa <em>Mixed-Use Creative Leisure </em>dengan pendekatan <em>Smart Living</em>, yang menggabungkan ruang hunian, area kreatif, dan fasilitas modern berbasis teknologi. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, survei, studi literatur, dan dokumentasi. Perancangan difokuskan pada integrasi antara fungsi ruang, efisiensi energi pasif (pencahayaan dan ventilasi alami), keselarasan visual, serta koneksi antara ruang dalam dan luar. Hasil desain menunjukkan bahwa penerapan konsep <em>Smart Living </em>dalam tipologi <em>mixed-use </em>dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni, menyediakan ruang yang mendukung aktivitas sosial dan kreatif, serta menciptakan lingkungan yang responsif terhadap kebutuhan psikologis mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan integratif antara fungsi, teknologi, dan konteks tapak dapat menghasilkan model hunian mahasiswa yang berkelanjutan dan kontekstual di kawasan urban berkembang.</p> Muhammad Fadhil Athallah, I Nengah Tela, Al Busyra Fuadi Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28678 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 REDESAIN THEME PARK PADA KAWASAN X.MIFAN DI KOTA PADANG PANJANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOMORFIK https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28684 <p>Sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam peningkatan ekonomi daerah sekaligus penyediaan lapangan kerja. Kota Padang Panjang sebagai salah satu kota wisata di Sumatera Barat memiliki Mifan <em>Waterpark &amp; Resort</em> yang sejak beroperasi tahun 2008 menjadi destinasi unggulan. Namun, seiring waktu kawasan ini mengalami penurunan kualitas fasilitas, minim inovasi wahana, serta tantangan pengelolaan lahan, sehingga daya tarik wisatawan menurun. Penelitian ini bertujuan merancang ulang Mifan <em>Waterpark &amp; Resort</em> menjadi sebuah <em>theme park</em> yang lebih modern, edukatif, dan berkelanjutan. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, analisis kondisi eksisting, identifikasi isu arsitektural dan non-arsitektural, serta perumusan konsep desain dengan pendekatan arsitektur biomorfik. Hasil perancangan menghasilkan transformasi fungsi dari <em>waterpark</em> menjadi <em>theme park</em> dengan penambahan elemen edukasi, seperti aviary, serta fasilitas <em>resort</em> dan wahana interaktif yang menyesuaikan potensi lingkungan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur biomorfik mampu menghadirkan desain yang harmonis dengan alam sekaligus memberikan nilai tambah bagi wisatawan. Dengan redesain ini, kawasan Mifan diharapkan mampu menarik kembali pengunjung, memperkuat sektor pariwisata lokal, serta mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.</p> Muhammad Reihan, Elfida Agus, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28684 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN KAWASAN PASAR ATAS MENJADI CREATIVE DAN PERFORMING HUB DENGAN PENDEKATAN GENIUS LOCI DI KOTA BUKITTINGGI https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28693 Muhammad Rolanda Razaqu, Al Busyra Fuadi, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28693 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 REVITALISASI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE SEBAGAI MANGROVE RESEARCH CENTER DI PANTAI PASIR JAMBAK KOTA PADANG DENGAN PENDEKAN SUSTAINABLE MANGROVE ECOSYSTEM https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28712 <p>Kerusakan ekosistem pesisir akibat abrasi dan alih fungsi lahan mangrove menimbulkan urgensi perencanaan arsitektur yang mendukung konservasi berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada perancangan Mangrove Research Center di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, sebagai pusat penelitian, konservasi, edukasi, dan rekreasi yang berbasis ekosistem mangrove. Permasalahan utama yang diangkat adalah menurunnya kualitas lingkungan pesisir yang di akibatkan oleh deforestasi, konversi lahan, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mangrove bagi keberlangsungan hidup. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis, sosial, ekonomi, dan biologis, serta menjadi penopang penting bagi kawasan pesisir. Pendekatan Sustainable Mangrove Ecosystem diterapkan untuk menghadirkan rancangan yang tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga mengintegrasikan fungsi penelitian dengan edukasi publik dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data. Analisis ini menghasilkan konsep perancangan pusat riset yang menghubungkan manusia dengan alam, menyediakan fasilitas penelitian yang memadai, serta menghadirkan ruang publik berbasis konservasi dan rekreasi. Oleh karena itu, Mangrove Research Center diharapkan menjadi solusi arsitektural yang berperan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove sekaligus meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan lingkungan.</p> Nadira Raushani Gusta, I Nengah Tela, Ariyati Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28712 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN ISLAMIC CENTER DI SARILAMAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28713 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembangunan <em>Islamic Center</em> di Kabupaten Lima Puluh Kota, khususnya di Sarilamak, sebagai bagian dari rencana strategis daerah dalam mewujudkan masyarakat madani, beradat, dan berbudaya sesuai filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Islamic Center dirancang tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama, budaya, sosial, dan pengembangan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan Islamic Center yang mampu memenuhi kebutuhan umat, meningkatkan kualitas pendidikan agama nonformal, serta menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.Metode penelitian dilakukan melalui studi pustaka, survei lapangan, dokumentasi, wawancara, analisis tapak, serta penyusunan konsep perancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi perencanaan di kawasan perkantoran Sarilamak memiliki potensi strategis karena dekat dengan pusat pemerintahan dan fasilitas umum. Namun, terdapat kendala berupa kondisi drainase, vegetasi liar, serta kurang optimalnya sarana pendidikan agama dan budaya.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pembangunan <em>Islamic Center</em> di Sarilamak akan menjadi fasilitas vital yang mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, berbudaya, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat identitas masyarakat Minangkabau dalam pembangunan daerah.</p> Nebbian Pratama, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28713 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Leisure Clubhouse sebagai Third Place dengan Pendekatan Arsitektur Kinetik di Kota Padang https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28715 <p>Perancangan <em>Leisure Clubhouse</em> sebagai <em>Third Place</em> dengan Pendekatan Arsitektur Kinetik di Kota Padang bertujuan untuk menciptakan ruang yang mendukung aktivitas fisik, kebugaran, rekreasi dan interaksi sosial untuk mengatasi kejenuhan dan tingkat stres masyarakat akibat aktivitas sehari-hari yang monoton, khususnya Generasi Z dan Milenial. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi sarana olahraga dan rekreasi yang masih terbatas di Kota Padang sehingga masyarakat cenderung memanfaatkan ruang terbuka yang tidak dirancang khusus untuk aktivitas fisik. Melalui penerapan konsep Arsitektur Kinetik, perancangan ini menciptakan bangunan yang dinamis dan fleksibel dengan elemen-elemen bergerak seperti lantai interaktif, dinding geser, sistem pencahayaan responsif serta atap dan fasad adaptif yang menyesuaikan kebutuhan pengguna. Fasilitas yang disediakan meliputi zona kebugaran, zona relaksasi, zona komunitas dan zona kreatif, sehingga tidak hanya berfokus kepada kesehatan fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan mental, interaksi sosial dan peluang ekonomi masyarakat sekitar. <em>Leisure Clubhouse</em> diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas yang inklusif dan mampu meningkatkan kesejahteraan, produktivitas serta mendorong gaya hidup sehat. Selain itu, perancangan ini berpotensi menjadi ikon olahraga rekreasi di Kota Padang dengan memadukan fungsi rekreasi, olahraga dan sosial dalam satu kesatuan.</p> Perwira Sukma, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28715 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN KANTOR SEWA LOW RISE DI KOTA PADANG DENGAN PENDEKATAN COLLABORATIVE WORKSPACE https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28716 <p>Perubahan pola kerja pasca pandemi mendorong meningkatnya kebutuhan ruang kerja fleksibel di Indonesia, termasuk di Kota Padang. Namun, keterbatasan ketersediaan kantor sewa menyebabkan banyak perusahaan memanfaatkan ruko dan rumah tinggal sebagai kantor, yang tidak sesuai standar kenyamanan maupun produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan merencanakan kantor sewa <em>low rise</em> dengan pendekatan <em>collaborative workspace</em> yang dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan kerja. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis preseden, survei lapangan, serta wawancara dengan penyewa kantor di Padang. Rancangan desain menghasilkan kantor sewa dengan konfigurasi massa melengkung yang menciptakan ruang terbuka di tengah tapak sebagai area entrance utama. Zoning dibagi jelas antara area retail dan area semi-privat di lantai atas untuk kantor sewa. Interior didukung oleh ruang rapat, dan lounge yang fleksibel, sehingga pengguna dapat menyesuaikan ruang kerja sesuai kebutuhan.</p> Rahmadayana, I Nengah Tela, Al Busyra Fuadi Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28716 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 REVITALISASI KAWASAN DANAU CIMPAGO SEBAGAI PUSAT KREATIVITAS SENI DAN BUDAYA MINANGKABAU MELALUI PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI KOTA PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28718 <p>Revitalisasi kawasan perkotaan merupakan salah satu strategi penting dalam menciptakan ruang publik yang berkelanjutan dan beridentitas lokal. Penelitian ini membahas revitalisasi Kawasan Danau Cimpago di Kota Padang yang saat ini menghadapi permasalahan utama berupa pencemaran limbah, degradasi kualitas lingkungan, serta kurang optimalnya pemanfaatan potensi budaya dan wisata. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, analisis tapak, serta pendekatan arsitektur metafora untuk menggali potensi kawasan dalam konteks seni dan budaya Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kawasan dapat diwujudkan dengan mengembangkan konsep kawasan kreatif yang terintegrasi, di mana fungsi baru berupa <em>Creative Center</em> berperan sebagai wadah aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif masyarakat. Bangunan ini dirancang untuk menampung kegiatan pertunjukan, pameran, pasar seni, kuliner tradisional, serta ruang kolaborasi yang dapat meningkatkan interaksi sosial sekaligus menarik wisatawan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi Danau Cimpago bukan hanya solusi terhadap permasalahan lingkungan, tetapi juga strategi untuk memperkuat identitas budaya Minangkabau dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan industri kreatif.</p> Reski Rahmat Putra, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28718 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN FASILITAS TERAPI KESEHATAN MENTAL PENDEKATAN BIOPHILIC ARCHITECTURE DI KOTA PADANG https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28720 <p>Kesehatan mental merupakan isu penting yang semakin mendapat perhatian di Indonesia. Kota Padang sebagai kota besar dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi menghadapi tantangan dalam penyediaan ruang publik yang sehat, inklusif, dan mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat. Teori psikodinamik menjelaskan bahwa perilaku manusia merupakan hasil dari interaksi kompleks dalam pikiran yang secara langsung dipengaruhi oleh pengalaman serta lingkungan sosial. Lingkungan awal individu menjadi fondasi penting bagi perkembangan kepribadian, motivasi, dan stabilitas emosional pada tahap kehidupan berikutnya (Tommy Raharja, 2021). Teori ini juga menekankan bahwa konflik internal yang tidak terselesaikan dapat memengaruhi kesehatan mental, yang pada akhirnya tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dalam konteks perencanaan arsitektur, teori psikodinamik dapat menjadi dasar dalam merancang ruang yang mendukung kesejahteraan psikologis dengan menghadirkan lingkungan yang kondusif, aman, dan &nbsp;humanistik. Penelitian ini mengusulkan perencanaan fasilitas terapi kesehatan mental dengan pendekatan <em>Biophilic Architecture</em>. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, studi literatur, serta analisis komparatif terhadap preseden fasilitas kesehatan mental internasional dan nasional. Hasil perancangan menunjukkan bahwa integrasi ruang terbuka hijau, sirkulasi alami, pencahayaan, serta zoning fungsional yang memadukan ruang publik, semi privat, dan privat dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial sekaligus mendukung terapi kesehatan mental. Konsep ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemulihan psikologis, tetapi juga ruang edukasi, rekreasi, dan penguatan ekonomi lokal.</p> Riski Candra, Elfida Agus, Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28720 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN SEKOLAH MENENGAH ATAS TARUNA TERINTEGRASI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PRILAKU DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28721 <p>Pendidikan merupakan sarana penting dalam membentuk manusia berkarakter, beretika, dan mandiri sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 20 Tahun 2003. Namun, di Sumatera Barat sarana pendidikan taruna masih belum optimal sehingga kualitas pembelajaran dan pendidikan karakter belum maksimal. Kabupaten Limapuluh Kota dipilih sebagai lokasi pembangunan SMA Taruna Terintegrasi oleh Kementerian Pertahanan karena dinilai strategis untuk pengembangan lembaga pendidikan berstandar nasional. Penelitian ini bertujuan menjadikan SMA Taruna Terintegrasi sebagai pusat pendidikan taruna di Provinsi Sumatera Barat serta memaksimalkan potensi sumber daya manusia di daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder dari dokumen RTRW, kebijakan pemerintah, artikel, dan jurnal. Data dianalisis meliputi aspek fisik, non-fisik, dan site untuk mendukung rancangan sekolah. Perencanaan sekolah ini menggunakan pendekatan arsitektur perilaku yang menekankan peran lingkungan fisik, tata ruang, dan fasilitas dalam mendukung pembentukan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran. Hasil perancangan menghadirkan fasilitas lengkap seperti gedung pendidikan, asrama, masjid, lapangan olahraga, klinik, kantin, hingga ruang ekstrakurikuler. Dengan demikian, SMA Taruna Terintegrasi diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul secara akademis, berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, serta siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.</p> Rizky Febryka, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28721 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Pusat Kreativitas Anak dengan Pendekatan Arsitektur Interaktif di Kota Padang https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28722 Sultan Geraldio Achyar, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28722 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERENCANAAN PONDOK PESANTREN PLUS SABBHISMA DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28723 Muhammad Syahran Hallaby, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28723 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN RESORT PANTAI CAROLINA DI KAWASAN TELUK BUNGUS KOTA PADANG (DENGAN PENDEKATAN MATERIAL KAYU DAN BAMBU) https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28724 Syarah Zulkifli, Elfida Agus, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28724 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN BLOK F DI PUSAT PEMERINTAHAN BARU KABUPATEN AGAM TUO (DENGAN PEDEKATAN HUMAN BEHAVIOR ) https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28727 <p>Pemekaran wilayah merupakan salah satu bentuk otonomi daerah yang bertujuan meningkatkan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Kabupaten Agam direncanakan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dengan nama Kabupaten Agam Tuo, yang membutuhkan pembangunan pusat pemerintahan baru. Penelitian ini berfokus pada perancangan Blok F sebagai bagian dari pusat pemerintahan tersebut dengan pendekatan Human Behavior, yaitu perancangan yang memperhatikan perilaku, kebutuhan, serta interaksi pengguna ruang. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis kebutuhan ruang berdasarkan standar dan aktivitas pegawai maupun masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Blok F tidak hanya difungsikan sebagai kantor pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang kerja yang mendukung kolaborasi, kenyamanan, serta efisiensi pelayanan publik. Pendekatan Human Behavior menghasilkan rancangan yang menekankan keterbukaan, fleksibilitas ruang, sirkulasi yang jelas, serta dukungan fasilitas pendukung yang ramah pengguna. Kesimpulannya, penerapan konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah, memperkuat identitas Kabupaten Agam Tuo, serta memberikan lingkungan kerja yang lebih produktif dan manusiawi.</p> Wanda Maharani, Elfida Agus, Jonny Wongso Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28727 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Fasilitas Agrowisata di Alahan Panjang Sumatra Barat dengan Pendekatan Arsitektur Tropis https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28729 <p>Agrowisata merupakan salah satu bentuk pariwisata yang memanfaatkan sektor pertanian, perkebunan, serta potensi alam untuk tujuan edukasi, rekreasi, dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal. Laporan seminar ini membahas perancangan kawasan agrowisata di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok, yang dikenal dengan potensi alam, kesuburan tanah, serta kekayaan hasil pertanian. Permasalahan utama yang diangkat adalah minimnya fasilitas edukasi dan pariwisata yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat serta menarik wisatawan. Penelitian dilakukan melalui studi literatur, survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan pendekatan arsitektur tropis yang menekankan keberlanjutan, kenyamanan iklim, serta interaksi harmonis dengan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perancangan kawasan agrowisata glamping tidak hanya mewadahi fungsi rekreasi, tetapi juga edukasi, ruang sosial, dan aktivitas ekonomi kreatif. Konsep desain menekankan integrasi fasilitas seperti villa, convention hall, restoran, greenhouse, serta ruang terbuka publik yang mendukung kegiatan wisata alam. Dengan penerapan prinsip arsitektur tropis, kawasan agrowisata ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, mendukung pelestarian lingkungan, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.</p> M.Herzanofa, Hendrino, Rini Afrimayetti Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28729 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Oceanarium dengan Pendekatan Arsitektur Metafora di Kota Padang https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28735 <p>Arsitektur Metafora yang dirancang sebagai destinasi wisata edukatif sekaligus pusat konservasi dan penelitian biota laut. Latar belakang perencanaan didasari oleh potensi kelautan Indonesia yang sangat besar dengan dua pertiga wilayah berupa lautan dan keanekaragaman hayati yang tinggi namun pemanfaatannya masih terbatas. Kota Padang sebagai kawasan pesisir juga membutuhkan fasilitas modern yang mampu menggabungkan fungsi rekreasi, edukasi, dan konservasi laut. Desain arsitektur mengambil inspirasi dari elemen laut seperti gelombang, terumbu karang, dan kerang sehingga menciptakan identitas visual yang kuat serta pengalaman ruang yang imersif. Prinsip keberlanjutan diwujudkan melalui penerapan energi surya, sistem daur ulang air, pencahayaan alami, ventilasi silang, dan pemilihan material bangunan yang tahan terhadap kondisi pesisir. Program ruang meliputi akuarium utama dengan terowongan bawah air, zona edukasi interaktif VR/AR, <em>amfiteater</em>, <em>Aquaculture Park</em>, museum maritim, area konservasi, serta fasilitas komersial. Oceanarium ini diharapkan memperkuat identitas wisata bahari Kota Padang, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut, serta memberikan dampak ekonomi positif melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha lokal.</p> Osrina, Jonny Wongso, Duddy Fajriansyah Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28735 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN KANTOR DAN KLINIK BADAN NARKOTIKA MASIONAL PROVINSI SUMATERA BARAT DENGAN PENDEKATAN FLEKSIBILITAS https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28746 <p>Peningkatan permasalahan penyalahgunaan narkotika di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Barat, menuntut peran yang lebih optimal dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) sebagai lembaga yang berwenang dalam pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Keberadaan kantor yang representatif dan klinik rehabilitasi yang memadai merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kinerja lembaga ini. Perencanaan Kantor dan Klinik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat dilatarbelakangi oleh kondisi eksisting kantor yang masih berstatus pinjam pakai sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan ruang, standar pelayanan, dan kapasitas pegawai yang ideal. Jumlah pegawai saat ini sebanyak 64 orang, sedangkan kebutuhan ideal mencapai 153 orang. Kondisi ini menimbulkan keterbatasan dalam fleksibilitas penggunaan ruang, efisiensi operasional, serta pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan studi preseden. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan arsitektural, fungsi organisasi, serta kebutuhan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan fleksibilitas dapat diwujudkan melalui konsep ruang modular, movable partition, dan transformable layout yang memungkinkan penyesuaian terhadap perkembangan organisasi dan kebijakan BNN. Penerapan fleksibilitas juga mencakup pemanfaatan furnitur adaptif, sistem teknologi cerdas, serta pengaturan zoning yang jelas antara ruang publik, semi publik, dan privat. Dengan demikian, rancangan ini diharapkan mampu mendukung kinerja BNNP Sumbar dalam melaksanakan misi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat, serta menciptakan lingkungan kerja yang efisien dan kolaboratif.</p> Raudhatul Jannah, Hendrino, Rini Afrimayetti Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28746 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28749 Fadilla Nurulita, Hendrino, Rini Afrimayetti Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28749 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 Perancangan Fasilitas Airport Hub BIM dengan Pendekatan Mixed-Use Buildings di Kawasan Padang Pariaman https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28783 <p>Penelitian ini berfokus pada perancangan <em>Airport Hub</em> di Bandara Internasional Minangkabau (Perkembangan pariwisata di Sumatera Barat ditunjang oleh keberadaan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebagai pintu gerbang utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Peningkatan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang setiap tahun menuntut adanya sebuah fungsi fasilitas penunjang yang mampu memberikan kenyamanan sekaligus mendukung aktivitas perekonomian pada kawasan Bandara International Minangkabau (BIM) . Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas <em>Airport Hub</em> di kawasan BIM dengan pendekatan <em>Mixed Use Buildings</em> sebagai solusi integrasi fungsi komersial, akomodasi, serta pelayanan publik. Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, serta studi preseden untuk menghasilkan konsep desain yang sesuai kebutuhan pengguna. Hasil perencanaan menghadirkan fasilitas berupa hotel transit, pusat perbelanjaan, <em>food court</em>, dan <em>tourist information center</em> yang terintegrasi dalam satu kawasan. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bandara, mengurangi beban transportasi kota, serta menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, rancangan <em>Airport Hub</em> ini menawarkan keberlanjutan fungsi arsitektur yang adaptif terhadap perkembangan pariwisata dan transportasi di Sumatera Barat.</p> Fauzan, Nasril , Red Savitra Syafril Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28783 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000 PERANCANGAN PERPUSTAKAAN UMUM DAERAH KOTA PADANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28819 <p>Perpustakaan umum merupakan sarana penting dalam menunjang pendidikan, literasi, serta pengembangan masyarakat. Namun, kondisi perpustakaan umum di Kota Padang masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas, minimnya koleksi terbaru, serta kurangnya kenyamanan ruang baca. Penelitian ini bertujuan untuk merancang perpustakaan umum daerah Kota Padang dengan pendekatan arsitektur biofilik yang menekankan keterhubungan manusia dengan alam. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, kesehatan psikologis, serta minat baca masyarakat melalui integrasi elemen alami ke dalam desain bangunan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip biofilik, seperti pencahayaan alami, penggunaan material ramah lingkungan, ruang terbuka hijau, dan pola biomorfik, mampu menciptakan suasana ruang yang lebih inklusif, rekreatif, dan edukatif. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendorong interaksi sosial, kreativitas, serta keberlanjutan lingkungan. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi masyarakat Kota Padang di era globalisasi.</p> Rayhan Hanafi Fazrin, Elfida Agus, Jonny Wongso Copyright (c) 2025 https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFTSP/article/view/28819 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0000