Pengaruh Pemberian Probiotik Dengan Dosis Yang Berbeda Pada Pakan Komersial Terhadap Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus, Blkr)

Authors

  • Zahratul . Ulfira
  • Lisa . Deswati
  • Dahnil Aswad

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian penambahan probiotik pada dosis yang berbeda dalam pakan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus, Blkr). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A pakan tanpa probiotik, perlakuan B pakan dengan pemberian probiotik sebesar (10 ml/kg) pakan, perlakuan C Pakan dengan pemberian probiotik sebesar (15 ml/kg) pakan dan perlakuan D pakan dengan pemberian probiotik sebesar (20 ml/kg) pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kelangsungan tertinggi terdapat pada perlakuan B (10 ml/kg) dan perlakuan D (20 ml/kg) yaitu 98% kemudian diikuti oleh perlakuan A (0 ml/kg) 96% dan yang terendah yaitu perlakuan C (15 ml/kg) 93%. Dari analisis statistik dapat dilihat bahwa dari pemberian probiotik yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan panjang mutlak benih Ikan Nila (P>0,05) dan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak benih Ikan Nila (P<0,05). Nilai FCR terbesar terdapat pada perlakuan B dan D dengan nilai rataan 17 gr diikuti dengan perlakuan A dengan nilai rataan 15 gr dan terkecil terdapat pada perlakuan C dengan nilai rataan 13 gr. Kata Kunci: Ikan Nila, dosis probiotik, pertumbuhan ikan, kelangsungan Hidup, FCR ABSTRACT This study aims to examine the effect of adding probiotics to different dose in feed to survival and growth of Nila (Oreochromis niloticus, Blkr) seeds.The method used is the experimental method using Randomized Complete Design (RAL) consisting of 4 treatments and 3 replications. Treatment A feed without probiotics, B treatment of feed with probiotic feeding (10 ml / kg) of feed, C treatment of feed with probiotic (15 ml / kg) feed and D treatment of feed with probiotic (20 ml / kg). The results showed that the highest survival rate was in treatment B (10 ml / kg) and treatment D (20 ml / kg), 98% followed by treatment of 96 ml / kg 96% and the lowest was C treatment (15 ml / kg) 93%. From the statistical analysis it can be seen that the different probiotics have no significant effect on the survival and growth of absolute seed length (P>0,05) and have an effect on the absolute weight of Tilapia seed (P<0,05). The largerst FCR value found in the treatment of B and D with 17 gr average value followed by treatmeant A with an average value of 15 gr and the smallest is in the treatment of C with a value of 13 gr. Keywords: Tilapia Fish, probiotic dose, fish growth, survival rate, FCR

Published

2018-02-21