INVENTARISASI PARASIT PADA IKAN GARING (Tor douronensis) DI HULU PERAIRAN SUNGAI BANGEK, KECAMATAN KOTO TANGAH, KOTA PADANG

Authors

  • Febby Aseva Universitas Bung Hatta
  • Mas Eriza Universitas Bung Hatta
  • Endryeni Universitas Bung Hatta

Keywords:

Ektoparasit, Endoparasit, Inventarisasi, Prevalensi, Intensitas

Abstract

Ikan garing (Tor douronensis) termasuk jenis ikan endemik di perairan dataran tinggi dan dipandang sebagai ikan ekonomis penting, khususnya bagi masyarakat yang tinggal disekitar habitat ikan tersebut. Populasi ikan garing (T. douronensis) di alam saat ini sudah mulai jarang ditemukan dan bahkan sudah dianggap hampir punah. Menurut masyarakat disekitar perairan, hal tersebut diduga akibat penangkapan yang dilakukan oleh masyarakat. Alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti alat tangkap listrik akhir-akhir ini digunakan untuk penangkapan ikan tersebut. Untuk mengetahui apakah ikan garing yang ada di hulu perairan Sungai Bangek tersebut hampir punah disebabkan oleh penangkapan yang dilakukan oleh masyarakat atau ada penyebab lain seperti terinfeksinya ikan tersebut oleh parasit yang bisa menyebabkan kematian pada ikan tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai inventarisasi parasit pada ikan garing yang terdapat pada perairan Sungai Bangek tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Padang pada tanggal 5 - 19 Agustus 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ikan garing (T. douronensis) yang ada di hulu perairan Sungai Bangek Kecamatan Koto Tangah Kota Padang terinfeksi parasit atau tidak, dan menginventarisasi jenis parasit yang menginfeksi ikan garing (T. douronensis) serta mengetahui prevalensi dan intensitas parasit pada ikan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksploratif dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menggunakan 15 ekor Ikan Garing (T. douronensis) yang diambil di hulu perairan Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pengambilan sampel ikan dilakukan dalam waktu 3 kali penangkapan dengan rentang waktu 7 hari. Satu kali pengambilan yaitu sebanyak 5 ekor. Berdasarkan hasil penelitian tentang inventarisasi parasit pada ikan garing (T. Douronensis) dapat disimpulkan bahwa ikan garing yang terdapat di hulu perairan Sungai Bangek Kecamatan Koto Tangah Kota Padang tersebut terinfeksi parasit. Parasit yang ditemukan pada penelitian tersebut sebanyak 3 jenis parasit yaitu Transversotrema sp. Dactylogyrus sp. dan Camallanus sp. Nilai prevalensi parasit tertinggi yang menyerang ikan garing tersebut adalah pada pemeriksaan sampel ketiga yaitu 80 % yang termasuk kedalam kriteria infeksi sedang dan nilai intensitas parasit yang menyerang ikan garing tersebut adalah 0,75 ind/ekor yang termasuk kedalam kriteria intensitas rendah

References

Hardi, E. H. 2015. Parasit Biota Akuatik. Mulawarman University Press. Samarinda.

Maulana, D. M. Muchlisin, Z. A. Sugito, S. 2017. Intensitas dan Prevalensi Parasit Pada Ikan Betok (Anabas testudineus) dari Perairan Umum Daratan Aceh Bagian Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. Volime 2, Nomor 1.Banda Aceh. Universitas Syiah Kuala

Syandri, H dan Basri, Y. 1999. Penangkaran Ikan Garing (Tor douronensis) dengan System Jaring Apung di Danau Singkarak. Laporan Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas Bung Hatta. Padang

Downloads

Published

2020-11-03