POLA PEMASARAN IKAN YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) TELUKDALAM KABUPATEN NIAS SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA

Authors

  • Indra Grafirat Waoma
  • Junaidi . .
  • Ermi . Husni

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemasaran hasil tangkapan yang dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), menganalisis margin pemasaran serta menganalisis tingkat keuntungan dari masing-masing lembaga pemasaran di Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda survey dengan cara mengamati pola pemasaran secara langsung di daerah penelitian mulai dari produsen sampai konsumen akhir dengan teknik wawancara (kuisioner). Pengambilan sampel diterapkan secara “Purpossive sampling” dengan menggunakan rumus “Slovin”. Berdasarkan hasil penelitian terhadap pola pemasaran ikan di TPI Telukdalam terdapat 3 pola pemasaran yaitu : (1) Produsen ke pengumpul selanjutnya pengumpul menjualnya kepada pengecer dan pengecer kemudian memasarkannya kepada konsumen akhir (2) Produsen ke pengecer dan pengecer memasarkannya kepada konsumen akhir (3) Produsen ke konsumen akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa, besarnya biaya pemasaran mulai dari produsen sampai kepada konsumen untuk Telukdalam mencapai 16,11% - 19,14% sedangkan untuk Maniamolo mencapai 25,03% - 27,78%. Kenaikan margin masih dalam kategori layak untuk pemasaran, dimana kenaikan margin tidak lebih dari 35%. Dari hasil analisis tingkat keuntungan yang didapat oleh pedagang pengumpul mencapai Rp.1.050/kg, pengecer Telukdalam mencapai Rp.975/kg dan pengecer Maniamolo Rp.2.125/kg. Tingkat keuntungan yang didapat pedagang pengecer Maniamolo lebih besar hal ini disebabkan jarak tempuh yang dilalui lebih jauh sehingga mengeluarkan tambahan biaya pemasaran yang besar.

 

Kata kunci : TPI, Pola pemasaran, Margin pemasaran dan Tingkat keuntungan Lembaga Pemasaran

Published

2015-12-23