PENGARUH LEVERAGE, LIQUIDITY, PROFITABILITY, TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA MASA COVID-19 DENGAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Keywords:
Leverage, Liquidity, Profitability, Efektifitas Komite Audit, Financial Distress, Firm Age, Firm SizeAbstract
Penelitian ini menguji dan membuktikan pengaruh Financial Ratio terhadap Financial Distress dengan Efektifitas Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Populasi pada penelitian ini sebanyak 35 Perusahaan Pariwisata, Hotel, dan Restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel menggunakan metode sensus. maka diperoleh sebanyak 18 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Jenis data adalah data sekunder. Sumber data diperoleh dari Annual Report perusahaan Pariwisata, Hotel, dan Restoran yang didokumentasikan dalam website idx.co.id. Alat analisis pada penelitian ini dengan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan leverage tidak berpengaruh terhadap Financial Distress. Namun Liquidity berpengaruh positif signifikan terhadap Financial Distress. Namun Profitability berpengaruh negatif terhadap Financial Distress. Firm Age berpengaruh negatif terhadap Financial Distress. Firm Size berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Financial Distress. Efektifitas Komite Audit Selanjutnya Efektifitas Komite Audit tidak berpengaruh terhadap Financial Distress. Selanjutnya efektifitas komite audit memperkuat hubungan Leverage terhadap Financial Distress. Namun Efektifitas Komite Audit memperlemah hubungan Liquidity terhadap Financial Distress dan Efektifitas Komite Audit memperkuat hubungan antara Profitability terhadap Financial Distress.References
K. H. Wruck, “Financial distress,
reorganization, and organizational
efficiency,” J. financ. econ., vol.
, no. 2, pp. 419–444, 1990, doi:
1016/0304-405X(90)90063-6.
H. D. Piatt and M. B. Piatt,
“Predicting corporate financial
distress: Reflections on choicebased sample bias,” J. Econ.
Financ., vol. 26, no. 2, pp. 184–
, 2002, doi:
1007/bf02755985.
N. D. Kartiko, “Insentif Pajak
Dalam Merespons Dampak
Pandemi Covid-19 Pada Sektor
Pariwisata,” J. Pajak dan Keuang.
Negara, vol. 2, no. 1, pp. 124–137,
, doi:
31092/jpkn.v2i1.1008.
G. Sanaubar, W. Hidayat, and H.
Kusuma, “Pengaruh potensi
pariwisata terhadap penyerapan
tenaga kerja sektor perhotelan di 9
kabupaten/kota provinsi Jawa
Timur tahun 2012-2015,” J. Ilmu
Ekon., vol. 1, no. 3, pp. 324–339,
S. Kazemian and Z. M. Sanusi,
“Earnings Management and
Ownership Structure,” Procedia
Econ. Financ., vol. 31, no. 15, pp.
–624, 2015, doi:
1016/s2212-5671(15)01149-1