MODALITAS EPISTEMIK KAMOSHIREMASEN DAN DESHOU PADA PIDATO ABE SHINZOU TENTANG COVID-19

Authors

  • Ulan May Dona Universitas Bung Hatta
  • Diana Kartika Universitas Bung Hatta

Keywords:

Modalitas, Epistemik, Kamoshiremasen, Deshou

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan makna serta mendeskripsikan persamaan dan perbedaan dari modalitas epistemik –kamoshiremasen dan –deshou yang ada pada 10 transkip pidato Abe Shinzou dalam konferensi pers tentang covid-19. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan cara studi pustaka dari laman website kantor kesekretarian Perdana Menteri Jepang yaitu www.kantei.go.jpg. Untuk menganalisis struktur dan makna modalitas epistemik tersebut menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk menganalisis persamaan dan perbedaannya menggunakan metode agih. Sehingga, data disajikan dalam bentuk informal. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa modalitas epistemik –kamoshiremasen dan –deshou memiliki persamaan yaitu dapat melekat pada verba, adjektiva-i, adjektiva-na dan nomina serta dapat diletakkan di tengah dan akhir kalimat. Sedangkan perbedaannya Modalitas epistemik –kamoshiremasen menyatakan suatu kemungkinan dan pendapat secara umum dengan tingkat kepastian yang rendah sedangkan modalitas epistemik -deshou menyatakan suatu dugaan dan konfirmasi dengan tingkat kepastian tinggi. Selain itu, penelitian ini juga menemukan modalitas epistemik berupa informal yaitu kamoshirenai dan darou.

References

T. Miyajima and Y. Nitta, Nihongo Ruigi Hyougen no Bunpou (Jou). Tokyo: Kuroshio Shuppan, 1995.

I. Iori, Nihongo Bunpou Handobukku. Tokyo: 3A Corporation, 2000.

L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Sudaryanto, Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar. Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis). Yogyakarta: Duta Media Publishing, 1993.

Downloads

Published

2023-09-02