ANALISA KEGAGALAN POROS POMPA ZVV PADA AREA PULP DRYER PT. X MENGGUNAKAN METODE FMEA
Abstract
Poros pompa merupakan komponen vital dalam sistem pemompaan yang berfungsi untuk
mentransmisikan daya dari motor penggerak ke impeler. Di area Pulp Dryer PT. X ditemukan
adanya kerusakan berulang pada poros pompa tipe ZVV yang berdampak pada penurunan
efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
mode kegagalan yang terjadi pada poros pompa tersebut serta menentukan prioritas
penanganannya menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data
dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan operator dan teknisi, serta studi
dokumentasi pemeliharaan. Analisis dilakukan dengan menentukan nilai Severity (S),
Occurrence (O), dan Detection (D) untuk setiap mode kegagalan, yang kemudian dikalkulasi
menjadi nilai Risk Priority Number (RPN). Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi
menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegagalan
utama yang terjadi adalah keausan bantalan, kelelahan material pada poros, dan
ketidaksejajaran kopling. Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi adalah kelelahan
material pada poros akibat tegangan berlebih dan pelumasan yang tidak optimal. Rekomendasi
yang diberikan meliputi peningkatan prosedur pemeliharaan prediktif, penggantian material
poros yang lebih tahan terhadap beban siklik, serta penerapan sistem pelumasan. Dengan
pendekatan FMEA, perusahaan dapat lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi kegagalan
kritis dan menyusun strategi pemeliharaan yang lebih efektif guna meningkatkan keandalan
pompa dan efisiensi produksi.