ANALISIS CRACK YANG TERJADI PADA SAMBUNGAN PENGELASAN BACK GOUGING PADA BOOM STRUCTURE DENGAN INSPEKSI MAGNETIC PARTICLE TEST

Authors

  • Apriyansyah sutan universitas Bung hatta

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kegagalan retakan Heat Affected Zone Crack (Haz Crack)
yang terjadi pada sambungan pengelasan back gouging pada Boom Structure Excavator Hydraulic
Mining Shovel 6015. Berdasarkan hasil inspeksi lapangan, ditemukan indikasi retakan linier pada
daerah HAZ setelah proses back gouging yang berdampak pada penurunan integritas sambungan
las, risiko kebocoran sistem hidrolik, serta potensi kegagalan struktural. Tujuan penelitian adalah
mengidentifikasi penyebab terbentuknya Haz Crack, mengevaluasi kualitas preparasi kampuh
setelah proses CAC-A (Air Carbon Arc Gouging), serta menilai efektivitas Magnetic Particle
Inspection (MPI) tipe wet fluorescent (ASTM E1444) untuk deteksi cacat sebelum pengelasan
ulang. Metode meliputi observasi visual, pengujian MPI, dan macro etching untuk menilai kualitas
fusi logam induk–las. Selain itu dianalisis parameter GMAW (arus, tegangan, travel speed, heat
input) dan kebersihan kampuh. Hasil menunjukkan sebagian besar retakan berasal dari HAZ akibat
pendinginan cepat, transformasi mikrostruktur menjadi martensit getas, serta hidrogen
terperangkap. Konsistensi proses back gouging memengaruhi terbentuknya notch tajam yang
mempercepat inisiasi retak. Kesimpulannya, mikrostruktur HAZ yang rapuh, tegangan sisa tinggi,
dan prosedur gouging yang tidak optimal merupakan faktor dominan. Rekomendasi: kontrol ketat
parameter GMAW, penerapan preheat, standar kebersihan kampuh yang lebih tinggi, serta inspeksi
MPI wajib sebelum pengelasan ulang

Downloads

Published

2026-03-12