PERKEMBANGAN SUBSEKTOR PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT

Authors

  • Nia Novita Sari Universitas Bung Hatta
  • Hamdi Nur Universitas Bung Hatta
  • Wenny Widya Wahyudi Universitas Bung Hatta

Abstract

PENDAHULUAN Perkembangan wilayah merupakan upaya pembangunan pada suatu wilayah untuk mencapai pembangunan yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan, sumber daya teknologi dan prasarana fisik secara efektif. Pembangunan disuatu wilayah seharusnya dilakukan pada sektor-sektor yang merupakan sektor unggulan. Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Perikanan merupakan salah satu cabang dari sektor pertanian. Pengembangan subsektor perikanan perlu diarahkan untuk meningkatkan peran dalam pembangunan wilayah. Kabupaten Pesisir Selatan berdasarkan letak geografis terletak di pinggir pantai, dengan panjang garis pantai 234 km atau 13,70 persen dari luas total wilayah provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Pesisir Selatan berada di urutan kedua yang memiliki garis pantai terpanjang setelah Kabupaten Kepulauan Mentawai di Provinsi Sumatera Barat,. Keadaan ini menyebabkan Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi yang cukup besar di bidang kelautan dan perikanan dan banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hasil laut. METODE Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dimana pada penelitian ini terlebih dahulu dilakukan analisis kuantitatif yaitu pengolahan data dengan kaidah-kaidah matematik terhadap data angka atau numeric dengan menggunakan hitungan sederhana. Kemudian hasil perhitungan dideskripsikan untuk lebih menjelaskan objek penelitian atau hasil penelitian. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah survey primer yaitu pengumpulan data yang langsung diambil ke lapangan atau wilayah studi, dengan cara wawancara, observasi lapangan, pengambilan foto atau dokumentasi dan survey sekuder yaitu pengumpulan data yang dilakukan melalui instansi terkait. Adapun Metode analisis data yaitu sebagai berikut: 1. Analisis Konstribusi Subsektor Perikanan Tangkap 2. Analisis Perkembangan Subsektor Perikanan Tangkap HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Analisis Konstribusi Subsektor Perikanan Tangkap Untuk konstibusi sektor pertanian terhadap jumlah PDRB Kabupaten tiap tahunnya menurun yaitu dari 40,04 % pada tahun 2013, menurun menjadi 36,85 % pada tahun 2020. Untuk konstribusi subsektor perikanan tangkap terhadap sektor pertanian mengalami peningkatan dan penurunan setiap tahunnya. Dimana pada tahun 2013 sebesar 28,17 % dan pada tahun 2020 sebesar 26,82 %. Sedangkan konstribusi subsektor perikanan tangkap terhadap nilai PDRB Kabupaten, setiap tahun juga mengalami peningkatan dan menurun pada tahun berikutnya. pada tahun 2013 memberikan kontribusi sebesar 11,28 % dan pada tahun terakhir 2020 konstribusi sebesar 9,86 %.Untuk hasil konstribusi subsektor perikanan tangkap dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Konstribusi Subsektor Perikanan Tangkap Kabupaten Pesisir Selatan Sumber: Hasil Analisis, 2021 2. Perkembangan Subsektor Perikanan Tangkap dalam Perkembangan Wilayah Perkembangan subsektor perikanan tangkap dianalisis dengan cara penilain variabel dan kriteria perkembangan perikanan yang sudah ditentukan berdasarkan pada hasil analisis sebelumnya. Penilaian perkembangan subsektor perikanan di bagi 2 kategori yaitu sudah berkembang dan belum berkembang, Adapun variabel dan kriteria sebagai berikut: Tabel 2. Variabel dan Kriteria Perkembangan Subsektor Perikanan Tangkap No Variabel Kriteria 1. Produksi Perikanan Perkembangan jumlah Produksi Laju pertumbuhan produksi 2. Tenaga Kerja (Nelayan) Perkembangan jumlah nelayan Perkembangan produktifitas nelayan 3. Armada Perikanan Perkembangan jumlah Armada 4. Fasilitas (Pelabuhan) Jenis Fasilitas Sumber: Hasil Kompilasi Peneliti, 2021 KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan Subsektor perikanan tangkap merupakan salah satu subsektor penyumbang dalam pendapatan sektor pertanian yang cukup berpengaruh terhadap sumbangsi sektor pertanian terhadap pendapatan Kabupaten Pesisir Selatan. Berdasarkan hasil analisis dari kriteria dan variabel analisis maka di dapat bahwa perkembangan subsektor perikanan tangkap di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat 4 kecamatan yang sudah berkembang yaitu Kecamatan Lingo Sari Baganti, Kecamatan Lengayang, Kecamatan Sutera, dan Kecamatan Koto XI Tarusan. sedangkan kecamatan lainnya belum berkembang. 2. Saran Diharapkan pemerintah lebih berperan dalam mengarahkan perkembangan perikanan di Kabupaten Pesisir Selatan seperti pembuatan dokumen perikanan guna untuk memudahkan dalam perencanaan pembangunan wilayah berbasis perikanan. Juga diharapkan nelayan bisa bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk melakukan penyuluhan tentang potensi perikanan dimana perikanan bisa menjadi bisnis dan subsektor unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA [1] Badan Pusat Statistik (BPS). 2021-2012. Kabupaten Pesisir Selatan Dalam Angka Tahun 2021-2012. Kabupaten Pesisir Selatan [2] Dinas Perikanan dan Kelautan 2021. Buku Data dan Informasi Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2018. Kabupaten Pesisir Selatan [3] Nurlia. 2011. Peranan Sub Sektor Perikanan Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Kesematan Kerja di KabuPaten Pinrang Periode 2005-2009.Universitas Hasanuddin. Makasar [4] Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan. Jakarta [5] Republik Indonesia. 2021. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan. Jakarta

Downloads

Published

2022-03-15