ANALISA KETERLAMBATAN PEKERJAAN REHABILITASI KANTOR CAMAT LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Authors

  • Akram Rovi Fajri Universitas Bung Hatta
  • Rahmat Universitas Bung Hatta

Abstract

Keterlambatan proyek merupakan masalah yang sering terjadi dalam industri konstruksi. Tiga kendala utama dalam proyek, yaitu biaya, mutu, dan waktu penyerahan, memiliki hubungan yang sangat erat dan saling memengaruhi. Dalam menganalisis keterlambatan proyek, kita dapat membaginya menjadi tiga kategori berdasarkan pihak yang bertanggung jawab dan konsekuensi yang ditimbulkan: Keterlambatan yang Dimaklumi: Terjadi karena faktor eksternal di luar kendali semua pihak, seperti bencana alam atau perubahan regulasi mendadak, Keterlambatan yang Tidak Dapat Dibenarkan: Disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan pihak tertentu, misalnya kontraktor atau pemilik proyek dan Keterlambatan dengan Kompensasi Waktu: Muncul akibat perubahan lingkup pekerjaan atau instruksi tambahan dari pemilik proyek, yang mengharuskan penyesuaian jadwal."Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keterlambatan pada proyek kontruksi yang berfokus pada proyek Kantor Camat Lubuk Sikaping merupakan bangunan yang terletak di Kabupaten Pasaman. Berdasarkan situasi tersebut, dilakukan penelitian mengenai Analisa Keterlambatan Pekerjaan Rehabilitasi Kantor Camat Lubuk Sikaping dengan anggaran tahun 2022 di Kabupaten Pasaman, menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan serta mencari solusi dalam penyelesaian proyek konstruksi gedung. Hal ini dianggap sangat penting agar para penyedia jasa dan pihak-pihak terkait dalam industri konstruksi dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah keterlambatan yang sering terjadi. Kata kunci : Keterlambatan, Kantor Camat, Proyek

Downloads

Published

2025-05-07