REDESAIN KAWASAN BAGIAN BARAT PASAR RAYA DENGAN PENDEKATAN NEO-VERNAKULAR DI KOTA PADANG

Authors

  • Junaidial Universitas Bung Hatta
  • Elfida Agus
  • Duddy Fajriansyah Universitas Bung Hatta

Abstract

Penelitian ini membahas Redesain kawasan bagian barat Pasar Raya Kota Padang dengan pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular. Studi ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, mengumpulkan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data sekunder melalui literatur dan regulasi terkait. Analisis meliputi aspek ruang luar, ruang dalam, dan bangunan, termasuk aksesibilitas, sirkulasi, iklim, serta elemen budaya Minangkabau yang diintegrasikan dalam desain. Konsep redesain mengedepankan pengoptimalan pencahayaan dan penghawaan alami, peningkatan fasilitas umum seperti parkir, tempat ibadah, sanitasi, dan sistem keamanan yang terbarukan. Pendekatan Neo-Vernakular dipilih untuk menerapkan nilai tradisional dan modern, mempertahankan identitas budaya melalui elemen ukiran khas Minangkabau. Harapannya, redesain ini dapat meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pasar bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang, serta memperkuat fungsi pasar sebagai ruang sosial dan ekonomi di Kota Padang. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi perencanaan pasar tradisional yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan sosial dan ekonomi. Penerapan arsitektur Neo-Vernakular didalam desain merupakan cara untuk meningkatkan identitas budaya di Minangkabau. Arsitektur Neo-Vernakular merupakan arsitektur lokal yang unik yang diciptakan penduduk setempat dengan menggunakan bahan dan elemen lokal, kemudian dikombinasikan dengan gaya modern untuk meningkatkan kualitasnya.

Downloads

Published

2025-12-28