PERANCANGAN PENATAAN PEMUKIMAN SEBERANG PADANG DI BANTARAN SUNGAI BATANG ARAU (DENGAN PENDEKATAN ADAPTIF ORGANIK)
Abstract
Kawasan Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, termasuk dalam salah satu wilayah permukiman kumuh yang tercatat pada SK Kumuh Kota Padang Tahun 2020. Permasalahan utama kawasan ini meliputi kepadatan penduduk, ketidakteraturan bangunan, keterbatasan ruang terbuka, rendahnya kualitas infrastruktur, serta pencemaran Sungai Batang Arau akibat alih fungsi bantaran menjadi hunian ilegal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep penataan permukiman dengan pendekatan adaptif organik yang berorientasi pada keberlanjutan. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara, pengumpulan data sekunder, serta analisis spasial dan fungsional untuk menghasilkan alternatif desain. Hasil perancangan menekankan pada pengoptimalan potensi kawasan melalui penyediaan hunian layak, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, pengelolaan air dan sanitasi, serta penyediaan ruang interaksi sosial berbasis community hub di tepi sungai. Konsep sustainable village diterapkan untuk menciptakan hunian yang harmonis dengan lingkungan, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui urban farming housing, serta memperkuat kualitas ekologi kawasan bantaran sungai. Dengan demikian, penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi risiko banjir dan pencemaran, serta menjadikan Sungai Batang Arau sebagai pusat kehidupan sosial yang lebih sehat dan berkelanjutan.