REVITALISASI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE SEBAGAI MANGROVE RESEARCH CENTER DI PANTAI PASIR JAMBAK KOTA PADANG DENGAN PENDEKAN SUSTAINABLE MANGROVE ECOSYSTEM
Abstract
Kerusakan ekosistem pesisir akibat abrasi dan alih fungsi lahan mangrove menimbulkan urgensi perencanaan arsitektur yang mendukung konservasi berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada perancangan Mangrove Research Center di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, sebagai pusat penelitian, konservasi, edukasi, dan rekreasi yang berbasis ekosistem mangrove. Permasalahan utama yang diangkat adalah menurunnya kualitas lingkungan pesisir yang di akibatkan oleh deforestasi, konversi lahan, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mangrove bagi keberlangsungan hidup. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis, sosial, ekonomi, dan biologis, serta menjadi penopang penting bagi kawasan pesisir. Pendekatan Sustainable Mangrove Ecosystem diterapkan untuk menghadirkan rancangan yang tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga mengintegrasikan fungsi penelitian dengan edukasi publik dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data. Analisis ini menghasilkan konsep perancangan pusat riset yang menghubungkan manusia dengan alam, menyediakan fasilitas penelitian yang memadai, serta menghadirkan ruang publik berbasis konservasi dan rekreasi. Oleh karena itu, Mangrove Research Center diharapkan menjadi solusi arsitektural yang berperan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove sekaligus meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan lingkungan.