PERANCANGAN RESORT PANTAI CAROLINA DI KAWASAN TELUK BUNGUS KOTA PADANG (DENGAN PENDEKATAN MATERIAL KAYU DAN BAMBU)

Authors

  • Syarah Zulkifli Universitas Bung Hatta
  • Elfida Agus Universitas Bung Hatta
  • Duddy Fajriansyah Universitas Bung Hatta

Abstract

Perancanaan Resort Pantai Carolina di Kawasan Teluk Bungus, Kota Padang, di latar belakangi oleh potensi besar wisata bahari Sumatera Barat yang belum terkelola optimal. Pantai Carolina memiliki daya tarik berupa pasir putih, pemandangan bawah laut yang indah, serta akses strategis menuju pulau pulau sekitar. Namun, permasalahan utama yang di hadapi adalah keterbatasan fasilitas penginapan, kualitas layanan yang kurang memadai, serta infrastruktur pendukung yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang resort dengan pendekatan arsitektur bioklimatik menggunakan material lokal berupa kayu dan bambu, yang tidak hanya memperhatikan estetika dan kenyamanan, tetapi juga berkelanjutan lingkungan. Metode penelitian meluputi studi literatur, survei lapangan, analisis tapak, serta tinjauan preseden dan jurnal terkait. Hasil perancangan menghasilkan konsep resort yang mengintegrasikan arsitektur modern dengan kearifan lokal, melalui pemanfaatan ventilasi silang, pencahayaan alami, dan penggunaan material ramah lingkungan. Resort dirancang untuk menyediakan fasilitas akomodasi, rekreasi,dan kuliner yang terhubung dengan alam, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Carolina. Kesimpulan penelitian ini menegaskann bahwa penerapan material lokal dan prinsip bioklimatik mampu menciptakan desain resort yang adaptif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata Kota Padang.

Author Biography

Syarah Zulkifli, Universitas Bung Hatta

Perancanaan Resort Pantai Carolina di Kawasan Teluk Bungus, Kota Padang, di latar belakangi oleh potensi besar wisata bahari Sumatera Barat yang belum terkelola optimal. Pantai Carolina memiliki daya tarik berupa pasir putih, pemandangan bawah laut yang indah, serta akses strategis menuju pulau pulau sekitar. Namun, permasalahan utama yang di hadapi adalah keterbatasan fasilitas penginapan, kualitas layanan yang kurang memadai, serta infrastruktur pendukung yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang resort dengan pendekatan arsitektur bioklimatik menggunakan material lokal berupa kayu dan bambu, yang tidak hanya memperhatikan estetika dan kenyamanan, tetapi juga berkelanjutan lingkungan. Metode penelitian meluputi studi literatur, survei lapangan, analisis tapak, serta tinjauan preseden dan jurnal terkait. Hasil perancangan menghasilkan konsep resort yang mengintegrasikan arsitektur modern dengan kearifan lokal, melalui pemanfaatan ventilasi silang, pencahayaan alami, dan penggunaan material ramah lingkungan. Resort dirancang untuk menyediakan fasilitas akomodasi, rekreasi,dan kuliner yang terhubung dengan alam, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Carolina. Kesimpulan penelitian ini menegaskann bahwa penerapan material lokal dan prinsip bioklimatik mampu menciptakan desain resort yang adaptif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata Kota Padang.

Downloads

Published

2025-12-28