PERANCANGAN BLOK F DI PUSAT PEMERINTAHAN BARU KABUPATEN AGAM TUO (DENGAN PEDEKATAN HUMAN BEHAVIOR )
Abstract
Pemekaran wilayah merupakan salah satu bentuk otonomi daerah yang bertujuan meningkatkan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Kabupaten Agam direncanakan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dengan nama Kabupaten Agam Tuo, yang membutuhkan pembangunan pusat pemerintahan baru. Penelitian ini berfokus pada perancangan Blok F sebagai bagian dari pusat pemerintahan tersebut dengan pendekatan Human Behavior, yaitu perancangan yang memperhatikan perilaku, kebutuhan, serta interaksi pengguna ruang. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis kebutuhan ruang berdasarkan standar dan aktivitas pegawai maupun masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Blok F tidak hanya difungsikan sebagai kantor pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang kerja yang mendukung kolaborasi, kenyamanan, serta efisiensi pelayanan publik. Pendekatan Human Behavior menghasilkan rancangan yang menekankan keterbukaan, fleksibilitas ruang, sirkulasi yang jelas, serta dukungan fasilitas pendukung yang ramah pengguna. Kesimpulannya, penerapan konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah, memperkuat identitas Kabupaten Agam Tuo, serta memberikan lingkungan kerja yang lebih produktif dan manusiawi.