Perancangan Cultural Art Center dengan Pendekatan Eco-Cultural Tourism di Kabupaten Pasaman

Authors

  • Anival Ardhi UNIVERSITAS BUNG HATTA
  • Elfida Agus UNIVERSITAS BUNG HATTA
  • Jonny Wongso UNIVERSITAS BUNG HATTA

Abstract

Kabupaten Pasaman memiliki kekayaan warisan budaya yang mendalam, namun kini menghadapi tantangan berupa arus globalisasi dan modrnisasi yang mengikis minat generasi muda. Penelititan ini bertujuan untuk merancang bangunan Pusat Budaya (Cultural Art Center) di Lubuk Sikaping sebagai pusat pelestarian, edukasi, dan rekreasi yang mampu menghubungkan kembali masyarakat dengan budayanya itu sendiri. Dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus, perancangan ini menggunakan pendekatan Eco- Cultural Toursim yang menyelarasan keberlanjutan lingkungan dengan nilai-nilai budaya Pasaman. Ide kebaruan yang ditawarkan adalah integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan pameran hologram untuk menciptakan pengalaman visual yang interaktif serta menjadikan solusi bagi budaya benda dan tak benda yang tidak bisa di pamerkan di bangunan ini. Hasil perancangan mewujudkan kawasan yang mengadopsi filosofi lokal seperti “ Tigo Tali Sapilin, Alam Takambang Jadi Guru “ dan transformasi arsitektur tradisional seperti Rumah Godang dan Rumah Gadang. Bangunan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui sektor pariwisata di Kabupaten Pasaman.

Kata Kunci : Cultural Art Center, Pasaman, Eco-Cultural Tourism, IoT, Pelestarian Budaya

Downloads

Published

2026-03-11