KAJIAN PENYEBAB BERKURANGNYA DEBIT AIR PADA SALURAN IRIGASI BATANG MIMPI KABUPATEN DAHRMASRAYA

Authors

  • Eri Sofiyanti , Wardi, Zuherna Mizwar

Abstract

Irigasi Batang Mimpi merupakan salah satu dari sistem layanan jaringan irigasi yang terbesar
yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Jaringan Irigasi Batang Mimpi
mempunyai sumber air (intake) dari Bendung Batang Mimpi yang dibangun pada tahun 1825.
Bendung Batang Mimpi merupakan sumber air utama ( intake ) yang mempunyai debit air 800 lrt/dtk
yang digunakan untu mengairi lahan persawahan. Berdasarkan data teknis yang diberikan oleh
Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terkait dalam hal ini adalah OPD Dinas Pekerjaan Umum
Kabupaten Dharmasraya, Irigasi Batang Mimpi berlokasi pada Kecamatan Pulau Punjung yang
pengelolaanya merupakan kewenangan Kabupaten Dharmasraya dan mempunyai luas layanan 295
Ha lahan pertanian sawah, sudah merupakan sistem irigasi teknis dengan saluran primer sepanjang 2,8
km dan saluran sekunder 4 km yang dibangun dibangun berbentuk trapezium ( saluran terbuka )
dengan kapasitas debit air 800 ltr/dtk. Dari hasil observasi lapangan pada area layanan Irigasi Batang
Mimpi ditemukanya beberapa area pertanian yang tidak diolah oleh masyarakat ( menjadi lahan
tidur ) dan adanya alih fungsi lahan sawah menjadi lahan perkebunan, hal ini disebabkan tidak
lancarnya air menuju area persawahan. Tujuan penelitian ini mengkaji faktor yang mempengaruhi
berkurangnya debit air pada saluran irigasi dan mengetahu faktor dominan yang mempengaruhi
penyebab berkurangnya debit air pada saluran irigasi Batang Mimpi. Metoda yangg akan dipakai
dalam penelitian ini adalah metoda kualitatif dengan melakukan wawancara dengan beberapa orang
yang terlibat dalam pengelolaan dan pemaian saluran irgasi dan pencatatan hasil observasi lapangan
dalam menganalisa data dan mencara faktor dominan yang mempengaruhi memakai sistem diagram
fishbone dan pareto, dari hasil studi literatur didapat 4 faktor yang mempengaruhi Berkurangnya debit
air pada saluran yaitu faktor struktur bangunan, faktor Alam, faktor Masyarakat dan faktor
Manajemen Irigasi, untuk faktor dominan memakai diagram pareto didapat faktor dominan yang
mempengaruhi berkurangnya debit air pada saluran Irigasi batang Mimpi adalah Faktor Lingkungan
Masyarakat 36,84% dan faktor pemeliharaan 31,58%
Kata kunci : Debit, irigasi, Saluran,Berkurangnya air

Published

2019-07-25