Kritikal Faktor Sukses Pengelolaan Operasi Dan Pemeliharaan Irigasi Terhadap Infrastruktur Irigasi Di Kota Payakumbuh

Authors

  • Yerisiswanto, Nursyaifi Yulius, Zuherna Mizwar

Abstract

Pengelolaan sistem irigasi yang baik bertujuan mewujutkan pemenfaatan air dalam bidang pertanian
seacra efektif dan efisien, guna meningkatkan sistem pelayanan air dan meningkatkan produksi
pertanian serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani sesuai dengan program pemerintah
tentang kedaulatan pangan nasional, terpadu, berwawasan lingkungan dan berkeadilan. Sampai saat
ini belum ada suatu penelitian serius dilakukan untuk menjelaskan apa faktor-faktor kritikal yang
perlu diperhatikan sehingga tidak akan terjadi kegagalan dalam pengelolaan operasi dan pemeliharaan
irigasi terhadap infrastruktur irigasi di payakumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk
mengetahui faktor kritis yang paling dominan yang mempengaruhi pengelolaan operasi dan
pemeliharaan jaringan irigasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptive
kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data
menggunakan bantuan kuisioner dengan 34 butir pertanyaan yang disebar ke 180 orang responden,
penentuan jumlah responden menggunakan metode slovin. Berdasarkan teori literatur terdapat 4
faktor yang harus diperhatikan yaitu faktor organisasi dan manajemen, komunikasi dan informasi,
sumber daya, metode/strategi. Analisa data yang digunakan dalam peneltian ini adalah uji validasi, uji
reliabilitas, uji KMO dan Bartlett’s, analisis anti image, analisis communalities sehingga diperoleh
faktor baru. Pengolahan data menggunakan bantuan software SPSS 16. Hasil uji validitas
memperlihatkan bahwa semua variabel valid terlihat dari dari nilai r hasil untuk tiap item (variabel)
bernilai positif dan nilai r hitung > nilai r tabel yaitu 0.1524 untuk taraf signifikan 5%. Hasil uji
reliabilitas memperlihatkan bahwa semua variabel reliabel terlihat dari nilai alpha cronbach’slebih
besar dibandingkan dengan nilai minimal cronach alfa 0,6 maka dapat disimpulkan bahwa instrumen
penelitian yang digunakan dapat dikatakan reliabel atau handal. Hasil uji KMO dan Bartlett’s juga
telah memenuhi syarat yaitu nilai yang diperoleh lebih besar dari 0,5 dengan nilai signifikasi 0,000 hal
ini menunjukan bahwa adanya korelasi faktor ataupun variabel dan dapat digunakan untuk dilakukan
analisis lebih lanjut. Hasil pengujian anti image memperlihatkan bahwa dari 43 variabel tidak ada
variabel yang harus dikeluarkan dari analisa karena mempunyai nilai < 0,50 sehingga pada analisa
berikutnya masih 43 variabel yang digunakan. Hasil analisis communalities dari 43 variabel
memperlihatkan bahwa semua variabel dapat dilanjutkan untuk analisis faktor karena memenuhi
syarat nilai > 0,5. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dari 4 faktor-faktor kritis
yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi adalah
terdapat 13 faktor baru dan yang paling dominan adalah organisasi dan manajemen. Dari analisis data
juga dapat disimpulkan bahwa organisasi manajemen memiliki pengaruh terhadap keberhasilan
pengelolaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi hal ini dikarenakan bahwa untuk keberhasilan
suatu pengelolaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sangat dibutuhkan organisasi dan
manajemen yang baik, yaitu berupa kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan
mengendalikan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan dalam waktu tertentu dengan sumber
daya tertentu.
Keyword: Faktor Kritis pengelolaan operasi, pemeliharaan, infrastruktur irigasi Faktor Dominan

Published

2019-07-25